Aktivis GAMKI laporkan PETI alat berat ke Polres Mitra

  • Bagikan

RATAHAN, BERITASULUT.co.id – Diduga melakukan aktivitas pertambangan tanpa ijin (PETI) alias ilegal dengan menggunakan alat berat di lokasi Lobongan dan Limpoga, Kecamatan Ratatotok, mendapat sorotan tajam dari aktivis Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI), Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra), Ridel Lumintang S.Sos.

Bahkan, Ridel secara langsung melaporkan dugaan tersebut ke pihak Polres Mitra, pada Kamis (18/11/2021).

“Disana ada banyak PETI alat berat. Namun yang saya laporkan oknum atas nama Jechlan Waworuntu. Karena hanya dia yang saya tahu, waktu kami melakukan pemantauan di lokasi tambang dan banyak saksi melihat aktivitasnya disana. Saksinya saya sudah bawa,” ungkap Ridel.

Selanjutnya, Ridel juga mengungkapkan, dari kepolisian mengarahkan pihaknya agar permasalahan ini dibuat surat aduan.

“Pak Wawan yang menerima saya dan meminta agar dibuat surat aduan saja langsung ke Pak Kapolres Mitra. Dan kalau boleh lapor semua PETI yang ada di tambang,” tukas Wakil Ketua GAMKI Mitra ini.

“Tuangkan dalam laporan pengaduan kepada Kapolres, nanti disposisi. Di print tuangkan siapa yang bapak laporkan. Akan ditindaklanjuti Kapolres dan akan disposisi ke unit Kabag Reskrim. Dilampirkan dengan bukti yang ada semua pengaduan,” tambahnya menirukan perkataan anggota Polisi. (***)

Baca Juga:  Lunas pajak 100 persen, Lendombela apresiasi Desa Silian Tengah 
  • Bagikan