Surat aduan dugaan PETI alat berat sudah di meja Kapolres Mitra

  • Bagikan

RATAHAN, BERITASULUT.co.id – Tindak lanjut laporan dugaan melakukan pertambangan tanpa izin (PETI) atas nama JW alias Jeje kini sudah di meja Kapolres Minahasa Tenggara (Mitra).

Hal ini diungkapkan aktivis GAMKI Mitra, Ridel Lumintang, usai menyerahkan dokumen aduan ke pihak Polres Mitra, Jumat (19/11/2021) pukul 12.00 wita.

Menurut Ridel, oknum Jeje melakukan dugaan pelanggaran tindak pidana penambangan emas tanpa izin dan perusakan hutan/lingkungan serta penipuan di lokasi tambang emas Lobongan dan Limpoga yang di Kecamatan Ratatotok.

“Si Jeje ini juga mengklaim tanah milik negara sebagai milik pribadinya kepada masyarakat tanpa bukti-bukti yang jelas seperti pembuktian sertifikat hak milik dan keterangan dari Badan Pertanahan Nasional serta pemerintah setempat,” ungkap Ridel.

Dijelaskan sebagai bukti maka dilampirkan foto alat berat dalam aktivitas penambangan emas tanpa izin yang dipakai saudara. “Serta tanda tangan saksi-saksi yang melihat aktivitas penambangan dan mendengar keterangannya mengklaim lahan milik negara oleh saudara Jeje,” katanya.

“Surat aduan ini tembusan Mabes Polri, Polda Sulut, Kompolnas, Ombudsman RI, Bupati Mitra, DPRD Mitra, APRI dan DPC GAMKI Mitra. Nanti Senin kita kirim tembusannya,” tutupnya. (***)

Baca Juga:  Bulan ini, ruas jalan Kali-Ranoketang dan Tombatu-Silian di aspal
  • Bagikan