SDN 03 Manado siap terapkan Kurikulum Merdeka dengan 6 Profil Pelajar Pancasila dan Keterampilan Abad 21

  • Bagikan
Kepala Sekolah SDN 03 Manado Jooke Lendo SPd MSi.

Manado, BERITASULUT.co.id – Sejak tahun ajaran 2021/2022, Kurikulum Merdeka yang sebelumnya dikenal sebagai Kurikulum Prototipe telah diimplementasikan di hampir 2.500 sekolah di Indonesia yang mengikuti Program Sekolah Penggerak (PGP) dan 901 SMK Pusat Keunggulan (SMK PK) sebagai bagian dari pembelajaran paradigma baru.

Dan mulai tahun ajaran 2022/2023 ini, Kurikulum Merdeka dapat diterapkan satuan pendidikan meskipun bukan Sekolah Penggerak. Mulai dari TK-B, SD dan SDLB kelas I dan IV, SMP dan SMPLB kelas VII, SMA dan SMALB dan SMK kelas X.

Salah satu sekolah di Kota Manado yang siap menyambut penerapan Kurikulum Merdeka ini adalah SD Negeri 03, sekolah yang berdiri di Jln Arie Lasut Kelurahan Wawonasa, Kecamatan Singkil.

“Kami siap selalu dengan metode pembelajaran yang ditetapkan Kemendikbud Ristek (Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi). Termasuk dengan mulai diterapkannya Kurikulum Merdeka di tahun ajaran yang baru ini, meskipun sekola kami belum masuk Program Sekolah Penggerak,” ujar Kepala Sekolah SDN 03 Manado Jooke Lendo SPd MSi, Jumat (11/03/2022) pagi.

Kepala sekolah segudang prestasi ini optimis sekolahnya bisa menyesuaikan dengan kurikulum baru, karena Kurikulum Merdeka ini adalah pengembangan dari Kurikulum 2013 (K13), yang selama ini sudah diterapkan di sekolahnya.

“Jadi tidak akan sulit untuk menerapkan Kurikulum Merdeka ini karena sekolah kami sudah menjalankan K13,” ucap Lendo.

Ia pun menjelaskan bahwa SDN 03 Manado lebih siap menjalankan Kurikulum Merdeka dengan menerapkan 6 Profil Pelajar Pancasila dan Keterampilan Abad 21 yang dikeluarkan Kemendikbud Ristek.

Adapun 6 Profil Pelajar Pancasila yaitu sebagai berikut:

1. Beriman, bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, dan Berakhlak Mulia

Pelajar Indonesia yang berakhlak mulia adalah pelajar yang berakhlak dalam hubungannya dengan Tuhan Yang Maha Esa. Pelajar Pancasila memahami ajaran agama dan kepercayaannya serta menerapkan pemahaman tersebut dalam kehidupan sehari-hari.

Baca Juga:  Vaksinasi peserta didik digenjot, SMPN 10 Manado siap sekolah tatap muka

Elemen kunci beriman, bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, dan berakhlak mulia adalah akhlak beragama, akhlak pribadi, akhlak kepada manusia, akhlak kepada alam, dan akhlak bernegara.

2. Berkebinekaan global

Pelajar Indonesia mempertahankan kebudayaan luhur, lokalitas, dan identitasnya, dan tetap berpikiran terbuka dalam berinteraksi dengan budaya lain.

Perilaku pelajar Pancasila ini menumbuhkan rasa saling menghargai dan memungkinkan terbentuknya budaya baru yang positif dan tidak bertentangan dengan budaya luhur bangsa.

Elemen kunci berkebinekaan global adalah mengenal dan menghargai budaya, kemampuan komunikasi interkultural dalam berinteraksi dengan sesama, dan refleksi dan tanggung jawab terhadap pengalaman kebinekaan.

  • Bagikan