Operasi Keselamatan Samrat 2022 berakhir, polisi temukan 8.310 pelanggar lalu lintas

Salah satu giat Ops Keselamatan Samrat 2022 yang digelar Polda Sulut.

Khusus untuk data kecelakaan lalu lintas jika dibandingkan tahun 2021 mengalami penurunan dari 65 kasus menjadi 56 kasus kecelakaan.

Korban meninggal dunia pada periode Ops Keselamatan 2022 ini ada 8 orang, luka berat 9 orang dan luka ringan 58 orang, dengan kerugian materil sebesar Rp245.000.000.

Selain melakukan penegakan dan imbauan aturan keselamatan berlalu lintas, petugas gabungan di lapangan juga memberikan imbauan protokol kesehatan pencegahan penyebaran Covid-19.

Petugas gabungan di lapangan memberikan teguran terkait pelanggaran protokol kesehatan kepada 4.180 warga, pembagian masker kepada 3.609 warga, sosialisasi prokes sebanyak 3.129 kali dan bakti sosial 873 kali.

“Kegiatan terkait himbauan prokes ini naik 46,67 persen jika dibandingkan dengan periode sebelumnya di tahun 2021,” kata Kombes Jules.

Meski pelaksanaan Operasi Keselamatan 2022 sudah berakhir, namun Polda Sulut tetap menghimbau masyarakat agar tetap disiplin dalam berlalulintas dan disiplin dalam menaati protokol kesehatan.

“Ingat keselamatan dalam berlalulintas maupun keselamatan diri terhindar dari Covid-19 itu sangat penting, untuk itu kami ingatkan agar tetap disiplin dan patuh,” tandas Kombes Jules.

(trins)