Sambil tunggu proses tender, legislator Semuel Bentian ajak warga gotong royong timbun ruas jalan rusak Gemeh-Tampan’ Amma

  • Bagikan
Kondisi jalan rusak parah yang dipastikan segera dikerjakan tahun ini karena sudah masuk proses tender. Inzet: Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Talaud Semuel Bentian.

Melonguane, BERITASULUT.co.id – Proyek perbaikan jalan nasional yang rusak parah di wilayah Kecamatan Essang, Gemeh, Tampanamma, dan Rainis, sampai hari ini sudah masuk dalam proses tender.

Jika proses tender berjalan lancar, maka dipastikan tahun 2022 ini jalan yang layak yang diharapkan masyarakat di Kabupaten Kepulauan Talaud ini segera dikerjakan.

Diketahui, turunnya anggaran perbaikan jalan nasional tersebut, salah satu hasil perjuangan Anggota DPRD Kabupaten Kepulauan Talaud, Semuel Bentian, yang sekira Mei 2021 lalu memperjuangkan aspirasi masyarakat di DPR-RI.

Kala itu, Bentian yang juga Ketua Fraksi PDI Perjuangan ini diterima Anggota Komisi V DPR-RI Herson Mayulu, di ruang kerjanya di Gedung Nusantara, Komplek Senayan.

Ada dua aspirasi utama yang disampaikan legislator Semuel Bentian kepada DPR-RI, karena menyangkut strategi nasional.

Yang pertama yaitu usulan percepatan penanganan jalan status nasional. Dan kedua yakni usulan pembangunan infrastruktur Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di Perbatasan Mane’e untuk Tahun Anggaran 2021-2022.

Untuk itu, sambil menunggu proses tender jalan tersebut, maka Bentian mengajak masyarakat untuk kerja gotong royong menimbun ruas jalan nasional yang rusak di wilayah Gemeh-Tampanamma.

“Untuk sementara karena kondisi jalan yang rusak parah, maka saya mengajak masyarakat, ayo kita kerja gotong royong memperbaiki jalan ini,” ujarnya, Selasa (22/03/2022) siang.

Jika memungkinkan, politisi yang punya slogan memahami dan mengerti penderitaan rakyat, menangis dan tertawa bersama rakyat di ujung perbatasan NKRI ini, akan menurunkan alat berat.

“Lihat kondisi jika memang akan diturunkan alat berat untuk mempermudah kerja gotong royong ini,” ujar Bentian.

(bsc)

Baca Juga:  Reses perdana, legislator Maikel Towoliu jaring asmara di Malalayang Dua
  • Bagikan