Wabup Minsel hadiri sidang MPL dan Konsultasi BIPRA SAG Sulutteng

  • Bagikan
Wakil Bupati Minsel Petra Yani Rembang hadir pada ibadah pembukaan Sidang Tahunan MPL dan Kosultasi BIPRA SAG Sulutteng Tahun 2022, di KGPM Sentrum Kawangkoan, Selasa (05/04/2022).

Kawangkoan, BERITASULUT.co.id – Wakil Bupati Minahasa Selatan (Minsel) Petra Yani Rembang hadir pada ibadah pembukaan Sidang Tahunan Majelis Pekerja Lengkap (MPL) dan Kosultasi BIPRA Sinode Am Gereja-Gereja (SAG) Sulutteng Tahun 2022, bertempat di KGPM Sentrum Kawangkoan, Kabupaten Minahasa, Selasa (05/04/2022).

Sidang Tahunan MPL dan Kosultasi BIPRA SAG Sulutteng Tahun 2022 ini bakal berlangsung dua hari dan dibuka oleh Wakil Gubernur Sulut Steven Kandow.

SAG Sulutteng yang berada di tiga provinsi yakni Sulawesi Utara, Gorontalo dan Sulawesi Tengah, terdiri dari 13 sinode yakni:

  1. Gereja Masehi Injili di Minahasa (GMIM)
  2. Kerapatan Gereja Protestan Minahasa (KGPM)
  3. Gereja Masehi Injili di Sangihe Talaud (GMIST)
  4. Gereja Masehi Injili di Talaud (GERMITA)
  5. Gereja Masehi Injili di Bolaang Mongondow (GMIBM)
  6. Gereja Protestan Indonesia Gorontalo (GPIG)
  7. Gereja Kristen Sulawesi Tengah (GKST)
  8. Gereja Protestan Indonesia di Buol Tolo-toli (GPIBT)
  9. Gereja Protestan Indonesia Banggai Kepulauan (GPIBK)
  10. Gereja Kristen Luwuk Banggai (GKLB)
  11. Gereja Protestan Indonesia Donggala (GPID)
  12. Gereja Masehi Protestan Umum (GMPU)
  13. Kerukunan Gereja Masehi Protestan Indonesia (KGMPI)

Dalam semangat gerakan oikumenis, Dewan Gereja-gereja se-Dunia (World Councif of Churches) terbentuk pada tahun 1984 di Amsterdam.

Kemudian sejumlah Sinode gereja-gereja di Indonesia mempelopori terbentuknya Dewan Gereja-Gereja di Indonesia (DGI) pada hari Pentakosta 25 Mei 1950, yang tujuan mulainya adalah menuju Gereja Kristen Yang Esa (GKYE) di Indonesia.

DGI kemudian berubah nama menjadi Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI) sejak Sidang Raya DGI ke-X di Ambon tahun 1984, Gereja-gereja di Sulawesi Utara yang juga meliputi Sulawesi Tengah waktu itu pada sidang Gerejawi di Kotamobagu 17 September 1951 membentuk Dewan Daerah Gereja Gereja Indonesia Sulawesi Utara (DD-DGI SU), yang kemudian Tahun 1954 berubah nama Dewan Gereja Sulawesi Utara (DG Sulut).

Baca Juga:  Hadiri pelantikan K3 Kepri, Wabup Minsel ingatkan persatuan hingga bicara cap tikus

Tahun 1964 Dewan Gereja-gereja di Wilayah Sulawesi Utara dan Tengah (DGW Sulutteng), Majelis Persekutuan Gereja-Gereja Wilayah (MPGW) Sulutteng tahun 1976, tahun 1980, Persekutuan Gereja-gereja Wilayah (PGIW) Sulutteng tahun 1984. Perubahan dari PGIW Sulutteng ke Sinode Am.

Sinode Am Gereja-Gereja di Sulawesi bagian Utara dan Tengah (SAG Sulutteng) kehadirannya adalah karena komitmen bersama gereja gereja di daerah ini untuk mewujudkan impian bersama guna membangun suatu komunitas kristiani khususnya gereja-gereja protestan yang menyatu dalam kebersamaan oikumenis.

Sebagaimana diketahui, gerakan keesaan menjadi suatu kebutuhan mendesak ketika gereja-gereja bertumbuh dan berkembang tetapi yang masih terkendala oleh tembok-tembok pemisah karena perbedaan pandangan baik latar belakang aliran, teologi dan organisasi.

Turur hadir dalam kegiatan ini, antara lain Sekda Sulut Asiano Gemmy Kawatu, Kapolda Sulut Irjen Pol Drs Mulyatno, Pangdam atau yang mewakili Brigjen Lumintang, Ketua BPMS GMIM Pdt DR Hein Arina, Ketua Majelis Pekerja Harian SAG Sulutteng Pdt Dina Sophia Werat, Ketua Umum Panitia Sidang MPL dan Konsultasi BIPRA Pnt Royke Lumintang.

(toar)

  • Bagikan