Gotong-royong. Siswa memiliki kemampuan berkolaborasi yang merupakan softskill utama yang terpenting di masa depan agar bisa bekerja secara tim.
Kebhinekaan global. Siswa mencintai keberagaman budaya, agama dan ras di negaranya serta dunia, sekaligus menegaskan mereka juga warga global.
Berakhlak mulia. Siswa memahami moralitas, spiritualitas, dan etika berada, yang merupakan hasil dari pendidikan karakter.
“Kami berharap, mulai tahun ajaran yang baru tahun 2023 mendatang, semua kelas sudah menggunakan IKM ini,” tandas Lendo.
(donwu)


















