Dihadiri Walikota Maurits Mantiri, TP PKK dan DWP Bitung salurkan paket sembako ke petugas kebersihan

  • Bagikan

Bitung, BERITASULUT.co.id – Perhatian Pemerintah Kota Bitung kepada petugas kebersihan sangat tinggi.

Buktinya, melalui Tim Penggerak PKK dan Dharma Wanita Persatuan (DWP, Pemkot Bitung membagikan 246 paket sembago kepada petugas kebersihan di Kota Bitung, Selasa (18/4/2023) lalu.

Para penerima sembako terdiri dari pengapu jalan, pasar, pegugas kebersihan di taman kota, perempuan dari Tempat Pengolahan Akhir (TPA) Aertembaga.

Pemberian ratusan paket sembako itu dilakukan oleh Walikota Maurits Mantiri, Ketua TP PKK Rita Mantiri-Tangkudung, Sekda Rudy Theno, dan Ketua DWP Nurjaya Theno-Munarwin.

Giat ini dilakukan juga dalam rangka peringatan Hari Kartini dan dalam rangka HKG PKK ke 51 tahun 2023.

Rita berujar, bahan sembako disumbangkan, partisipasi serta bantuan dari pengurus TP PKK dan DWP, serta Perumda Pasar Kota Bitung.

Dari total 246 orang, terdiri dari 24 orang pembersih taman, 188 penyapu jalan, 9 pekerja tempat pengolahan akhir (TPA) Aertembaga Bitung dan 25 orang penyapu dari Permuda Pasar.

“Bhakti sosial berbagi kasih ke petugas kebersihan dan penyapu di Kota Bitung sudah rutin dilakukan setiap tahunnya,” ujarnya.

Selain itu, dalam rangka HKG PKK tahun ini juga berkangsung lomba cerdas tangkas PKK dan lomba yel-yel pencegahan stunting, kesehatan ibu dan serta PHBS.

Sementara itu Walikota Maurits Mantiri, mengatakan pada prinsipnya pemerintah menopang kegiatan PKK. Apalagi dengan tagline “PKK Bergerak, Keluarga Sejahtera”.

“Hasil peran petugas kebersihan dan penyapu sudah bisa dilihat,” ujar Maurits.

Dikatakannya, karena petugas kebersihan maka kebersihan makin meningkat, begitu juga dengan keindahan kota.

“Kami berterima kasih atas keseriusan dari petugas kebersihan dan para penyapu,” ucapnya.

Ia juga memberikan motivasi kepada ratusan penyapu dan petugas kebersihan. Lalu ia juga mengajak masyarakat untuk membersihkan lingkungan.

“Kami akan menunjang kerja para petugas kebersihan dan penyapu sebagai bentuk dukungan,” ujar Maurits.

Dengan motivasi dan dukungan diharapkan akan muncul pemahaman bahwa anak gedongan juga bisa menangani kebersihan ketika ada motivasi dan ekspektasi.

“Istirahat dalam bekerja perlu, tapi jangan keterusan,” pesan Maurits.

(adv)

 

 

  • Bagikan