Manado, BERITASULUT.CO.ID – Kongres Advokat Indonesia (KAI) tahun 2026 ini genap berusia 18 tahun, sejak berdiri 30 April 2008 silam.
Banyak kegiatan yang dilakukan, mulai dari pusat hingga daerah, termasuk KAI Sulawesi Utara (Sulut) yang menggelar ibadah syukur di kawasan MBW Malalayang, Kota Manado, Sabtu (30/5/2026) hari ini.
Para advokat yang terhimpun dalam KAI berkumpul merayakan momen bersejarah, 18 tahun perjalanan Kongres Advokat Indonesia: Lahir, tumbuh, berkembang, dan berdiri tegak menjadi salah satu organisasi advokat terbesar dan paling dihormati di Tanah Air.
Ketua DPD KAI Sulut John Jesky Sada menekankan, bahwa 18 tahun bukan waktu yang singkat.
“Bagi manusia, usia 18 tahun adalah masa dewasa, masa matang, masa siap berjuang penuh tanggung jawab,” ujarnya.
Demikian pula KAI, menjadi dewasa, kokoh, matang, dan semakin bertekad menjadi garda terdepan penegakan hukum dan keadilan di Indonesia.
“Kita bangga, karena KAI lahir dari semangat persatuan, kemandirian, dan kesetaraan. Kita hadir bukan untuk kekuasaan, melainkan untuk membela kebenaran, melindungi hak rakyat, serta menjaga kemuliaan profesi advokat,” ujar John.
Sejak awal, para advokat KAI tegaskan, bahwa advokat bukan sekadar profesi pencari nafkah, melainkan pejuang hukum, penyeimbang kekuasaan, dan pelindung hak konstitusional seluruh warga negara.
Tema tahun 2026 ini adalah “18 Tahun Konsistensi KAI: Menjaga Marwah Advokat, Pejuang Keadilan untuk Indonesia Maju”.
“Ini bukan sekadar kalimat indah, melainkan janji dan tekad bulat kita,” ujarnya.
Konsistensi:
KAI tidak goyah, tidak berubah arah, meski angin berhembus kencang. Tetap berpegang pada hukum, etika, kebenaran, dan keadilan untuk siapa pun, tanpa pandang bulu.
Menjaga Marwah Advokat:
KAI jaga kehormatan profesi ini. Kita tolak segala praktik kotor, penipuan, manipulasi, atau penyalahgunaan wewenang. Advokat KAI harus profesional, berintegritas, mandiri, dan berani.
Pejuang Keadilan:
KAI hadir terutama bagi mereka yang lemah, miskin, tertindas, dan tidak mampu membayar. KAI buktikan lewat bantuan hukum gratis serentak di seluruh Indonesia sebagai wujud nyata pengabdian bagi negara dan masyarakat.
“Mari kita jadikan HUT ke-18 ini titik tolak. KAI makin kuat, makin berkhidmat, makin dicintai rakyat, makin berarti bagi hukum Indonesia,” pesan John.
Selamat ulang tahun ke-18, Kongres Advokat Indonesia!
Teruslah menjadi cahaya keadilan, di tengah gelapnya ketidakadilan.
Majulah KAI, majulah hukum Indonesia!
(DONWU)



















