Ardiles pun mengungkapkan bahwa Sulut di masa awal tahapan dimulai itu diberikan predikat Indeks Kerawanan Pemilu (IKP) peringkat 2 se-Indonesia.
“Pastinya kaget pas diumumkan Sulut di bawah DKI Jakarta. Makanya saat ini kami terus melakulan edukasi, melakukan organisasi, melakukan himbauan-himbaun dan juga sosialisasi. Bersyukur sampai saat ini Sulut tetap aman dan semoga sampai pemilu nanti Sulut tetap terjaga dan kondusif,” tandasnya.
Ardiles pun mengingatkan kepada peserta pemilu di saat masa tenang tidak boleh melakukan kampanye segala bentuk kampanye.
“Kampanye itu ada macam-macam. Sejak hari ini pukul 00.00 tidak bisa dilakukan semua peserta. Tadi malam secara simbolis kami turus mengadakan patroli untuk memastikan semua alat kampanye sudah diturunkan,” katanya.
“Jadi kami sudah mengimbau sejak beberapa hari yang lalu kepada peserta pemilu untuk menurunkan alat kampanye,” tukas Ardiles.
(ika)



















