Harga Babi Sangat Tinggi di Sulut, Legislator Inggried Sondakh Harap Dinas Terkait Cari Solusi

Inggried Sondakh.

Manado, BERITASULUT.CO.ID – Memasuki hari-hari raya seperti ucapan syukur atau pengucapan di Sulawesi Utara (Sulut), harga daging babi saat ini sangat mahal.

Menyikapinya, Wakil Ketua Komisi II DPRD Sulut Inggried JNN Sondakh mengatakan kalau pekan lalu pihaknya sudah mengadakan Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Dinas Pertanian dan Peternakan Sulut.

“Kita tahu di Sulut saat ini masih bergumul dengan virus ASF, jadi belum sepenuhnya selesai. Sementara saya bilang gambarnya seperti apa kepada dinas Pertanian dan Peternakan karena ini berkaitan erat dengan harga Babi sangat tinggi banyak sekali yang terdampak termasuk saya salah satunya usaha di bidang penyediaan untuk acara-acara,” ujarnya di ruang Fraksi Partai Golkar Kantor DPRD Sulut, Senin (3/6/2024).

Lanjutnya, saat ini dinas mengatakanam bahwa mereka akan mengadakan satu opsi dengan mendatangkan daging babi dari luar.

“Ini sudah menjadi pertimbangan utama untuk bisa menekan harga apalagi menghadapi pengucapan, kalau dari dinas peternakan opsi itu dilakukan, saya rasa kalau itu salah satu opsi yang dianggap baik kenapa tidak di lakukan, nantikan berarti harus dilihat kesehatan dari babi dari pada belum tahu sampaikan ini ASF akan betul-betul selesai,” jelas Inggried.

Dari Dinas Pertanian dan Peternakan sudah menganggarkan anggaran tapi mereka berpikir untuk revisi karena dengan Virus ASF ini.

“Tapi dari kita, kita kata kan sebaiknya jangan seperti itu apapun harus ada secara bertahap, karena ini semakin memburuk kedepan dan mudah-mudahan ini disikapi oleh dinas, dan berharap ini bisa ada solusinya yang baik untuk masyarakat Sulut.” pungkasnya.

(ika)