“Kalau di bidang demokrasi tentu kita tahu ada pembegalan konstitusi kita hanya untuk loloskan putra sulungnya, dan baru-baru ini dilakukan lagi untuk meloloskan putra bungsunya sebagai kandidat politik,” tandas Chico.
Selain itu, Chico menyebut ada banyak hal yang tidak sesuai dengan janji Jokowi saat pertama kali maju sebagai calon presiden di 2014.
“Banyak sekali hal yang tidak sesuai dengan apa yang dijanjikan yang bersangkutan ketika berkampanye di pemilihan pertamanya sebagai presiden. Dan justru banyak yang terjadi kebalikannya,” imbuhnya.
Kemudian, dia juga menyoroti terkait IKN yang dianggap sebagai glorifikasi berlebihan oleh Jokowi. Dia menyebut glorifikasi IKN itu dilakukan di tengah kondisi rakyat yang serba-kesulitan.
“Hari-hari ini juga kita dipertontonkan oleh glorifikasi pribadi untuk memberikan ‘kemuliaan’ sebagai pencetus IKN dan memaksakan perayaan 17 Agustus di Ibu Kota Negara yang sebetulnya belum siap dan dipaksakan persiapannya, tentu dengan memakan biaya, dengan mengundang banyak sosok-sosok yang sesungguhnya tidak perlu, seperti influencer, relawan, yang transportasinya saja memakan biaya puluhan miliar,” ujar dia.
Partai Gerindra
Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Habiburokhman membela Jokowi atas sindiran PDIP. Ia menganggap pernyataan Jubir PDIP Chico Hakim sekadar emosional berbasis sakit hati terhadap Jokowi.
“Sepertinya itu pernyataan Pak Chico emosional berbasis sakit hati saja, sangat minim argumen. Saya nggak yakin pernyataan tersebut mewakili seluruh insan PDIP, karena masih banyak insan PDIP yang cinta Pak Jokowi,” kata Habiburokhman, Jumat (2/8/2024).
Ia menyinggung pecah kongsi antara Jokowi dan PDIP baru setahun terakhir terjadi sejak Prabowo Subianto maju bersama Gibran Rakabuming Raka di Pilpres 2024. Menurutnya, jajaran PDIP selama belasan tahun selalu memuji Jokowi.
“PDIP dan Jokowi ‘pecah kongsi’ kan baru setahun terakhir saja karena Pak Prabowo maju pilpres dengan Gibran. Selama belasan tahun sebelumnya sejak Pak Jokowi Wali Kota Solo, Gubernur Jakarta dan Presiden hampir dua periode penuh orang-orang seperti Pak Chico puja-puji Pak Jokowi setinggi langit,” ucapnya.













