Manado, BERITASULUT.CO.ID – Perubahan APBD Tahun Anggaran 2024 ini merupakan langkah strategis yang harus kita ambil dalam rangka menyesuaikan berbagai dinamika dan tantangan yang kita hadapi, baik dari sisi pendapatan maupun belanja daerah.
Hal ini disampaikan Gubernur Sulut Olly Dondokambey saat memberikan sambutan dalam Rapat paripurna dalam rangka penandatanganan Nota kesepakatan KUA dan PPAS Perubahan APBD Provinsi Sulawesi Utara Tahun Anggaran 2024. Kamis (8/8/24) di DPRD Provinsi Sulut.
Disampaikannya bahwa penyesuaian ini perlu dilakukan dengan penuh kehati-hatian dan mempertimbangkan berbagai aspek guna menjaga stabilitas dan keberlanjutan pembangunan di daerah kita.
“Oleh karena itu, dalam proses penyusunan Perubahan APBD ini, kita berupaya untuk tetap fokus pada program-program yang dapat mempercepat pemulihan ekonomi, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta memperkuat sistem kesehatan dan pendidikan.”ungkapnya
Dalam KUA dan PPAS PerubahanAPBD Tahun Anggaran 2024 ini, kami telah berupaya mengalokasikan anggaran secara optimal untuk berbagai sektor prioritas. Di antaranya adalah:
1. Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat: Kami akan terus berkomitmen untuk mengurangi angka kemiskinan dan pengangguran melalui berbagai program pemberdayaan ekonomi, peningkatan kualitas sumber dayamanusia, serta pengembangan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
2. Pemulihan Ekonomi:
Kami akan fokus pada pemulihan sektor-sektor ekonomi yang terdampak pandemi, dengan memberikan dukungan kepada industri pariwisata, pertanian, perikanan, dan sektor-sektor lainnya yang memilikipotensi besar untuk menggerakkan perekonomian daerah.
3. Peningkatan Infrastruktur:
Kami akan terus membangun dan memperbaiki infrastruktur dasar, seperti jalan, jembatan, serta fasilitas umum lainnya, guna mendukung mobilitas dan aktivitas ekonomi masyarakat.
4. Pelayanan Kesehatan dan Pendidikan:
Kami akan memastikan akses yang lebih baik terhadap layanan kesehatan dan pendidikan bagi seluruh masyarakat, melalui peningkatan fasilitas, tenaga medis, dan tenaga pendidik yang berkualitas.
5. Pemberian bantuan-bantuankepada masyarakat dalam bentuk:
a. Subsidi, dalam mendukung pelayanan publik;
b. Hibah, untuk menyentuh kegiatan/usaha penduduk/komunitas termasuk kerukunan beragama dan pelaksanaan Pilkada;
c. Bantuan sosial untuk menyentuh komunitas sosial tertentu yang bertujuan untuk melindungi dari kemungkinan terjadi resikososial;
d. Belanja barang yang menyentuh usaha masyarakat dalam rangka pemulihan ekonomi daerah diantaranya juga untukpengendalian inflasi; serta
e. Pembiayaan tanah pembangunan tempat tinggal para korban terdampak bencana erupsi Gunung Ruang di wilayah Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan.
“Keberhasilan kita dalam mewujudkan berbagai program dan kebijakan tersebut tentu membutuhkan dukungan dan kerjasama dari berbagai pihak.”ujarnya
Ia pun mengajak seluruh komponen masyarakat, termasuk dunia usaha, akademisi, dan seluruh stakeholders, untuk terus bersinergidan berkolaborasi dalam pembangunan daerah kita tercinta ini.
“Saya juga mengajak seluruh pimpinan dan anggota DPRD Provinsi Sulawesi Utara untuk terus mengawal pelaksanaan APBD ini dengan sebaik-baiknya, agar setiap rupiah yang kita alokasikan benar-benar dapat memberikan manfaatyang sebesar-besarnya bagi masyarakat.”terangnya
Lanjutnya, Mari kita jaga transparansi, akuntabilitas, dan efektivitas dalam penggunaan anggaran, sehingga tujuan pembangunan yang telah kita tetapkan dapat tercapai dengan baik.
“Saya mengucapkanterima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam proses penyusunan KUA dan PPAS Perubahan APBD Tahun Anggaran2024 ini.”pungkasnya
(Ika)


















