RELIGI  

MTPJ GMIM 21-27 Desember 2025 (Minggu Adven IV) : Rahmat Tuhan Turun Temurun Atas Orang-Orang yang Takut Akan Dia

Di akhir pujiannya, Maria mengungkapkan kesetiaan Tuhan dalam menepati janji-janji-Nya dan kasih sayang-Nya yang kekal kepada umat-Nya Israel, seperti yang dijanjikan-Nya kepada Abraham dan keturunannya.

Ini menunjukkan dan menegaskan konsistensi Tuhan dalam sejarah keselamatan dan kasih setia-Nya yang abadi yang terus menerus bagi umat-Nya.

Ayat 56. Maria tinggal bersama Elisabeth sekitar 3 bulan. Mereka saling menguatkan menghadapi pergumulan.

Maria mengandung belum bersuami (ayat 34) dan Elisabeth mengandung di masa tua (ayat 13 dan 18). Mereka berbagi sukacita atas peristiwa besar yang dialami.

MAKNA DAN IMPLIKASI FIRMAN

Tuhan adalah Allah sumber rahmat yang mengasihi, mengangkat harkat dan martabat kaum yang rendah/lemah dan menepati janji-Nya.

Kasih-Nya melampaui batas waktu dan generasi, tidak berhenti pada masa lalu, tetapi terus berlangsung bagi semua yang takut akan Dia.

Di Minggu Adven ke IV ini warga Gereja diingatkan untuk selalu introspeksi diri dalam mempersiapkan diri menyambut Natal Yesus Kristus sehingga yang diutamakan adalah persiapan hati yang tulus seperti Maria menerima dan melakukan kehendak Tuhan.

Memuji Tuhan bukan pilihan, tapi suatu keharusan sebagai kesaksian iman atas perbuatan-perbuatan besar yang dilakukan Tuhan dalam hidup ini.

Warga Gereja selalu merindukan rahmat Tuhan atau belas kasih-Nya, karena itu hiduplah takut akan Tuhan. Jauhilah perbuatan-perbuatan dosa. Hiduplah dalam ketaatan dan kesetiaan kepada Perayaan Natal Yesus Kristus tahun 2025 tinggal 4 hari.

Jadikan perayaan ini sebagai momentum untuk memperkuat komitmen iman kita seperti Maria dan Elisabeth yang mengasihi Tuhan, mengasihi sesama dengan menunjukkan kepedulian satu dengan yang lain.

Agar kita mengasihi Gereja Tuhan dengan mengaktifkan diri dalam kegiatan-kegiatan pelayanan dan tetap menjaga sinergitas dengan Pemerintah.