BSG Pertegas Komitmen Membangun Budaya Kerja yang Bersih dari Segala Bentuk Kecurangan

Direktur Utama BSG Revino Pepah dan Komisaris Utama BSG Ramoy Luntungan.

Manado, BERITASULUT.CO.ID – Bank SulutGo (BSG) kembali mempertegas komitmennya dalam menerapkan prinsip tata kelola perusahaan yang baik atau good corporate governance, serta membangun budaya kerja yang bersih dari segala bentuk kecurangan.

Kepada seluruh insan BSG agar memahami mengenai mitigasi risiko fraud dan pentingnya menjaga integritas di setiap lini operasional.

Fraud adalah tindakan penipuan atau kecurangan yang disengaja untuk mendapatkan keuntungan finansial secara tidak sah, seringkali dengan cara memanipulasi, menyembunyikan, atau menyalahgunakan informasi atau aset.

Tindakan ini bisa dilakukan oleh individu, kelompok, atau bahkan pihak internal suatu organisasi, dan dapat menyebabkan kerugian finansial yang signifikan bagi korban.

Direktur Utama BSG Revino Pepah menyatakan bahwa integritas merupakan langkah krusial untuk menjaga kepercayaan nasabah dan pemangku kepentingan.

“Integritas adalah aset terbesar kita. Melalui komitmen anti fraud dan anti penyuapan ini, kita memastikan bahwa pertumbuhan Bank SulutGo ke depan didasarkan pada fondasi yang jujur, transparan, dan profesional. Tidak ada toleransi bagi tindakan yang merugikan perusahaan dan nasabah,” ujar Revino.

Diketahui, pada Senin (12/1/2026) lalu, telah dilaksanakan acara Sosialisasi dan Penandatanganan Pakta Integritas Anti Fraud dan Anti Penyuapan Tahun 2026, bertempat di Kantor Pusat BSG, Manado.

Puncak acara ditandai dengan penandatanganan Pakta Integritas Anti Fraud dan Anti Penyuapan yang dilakukan secara oleh jajaran Dewan Komisaris dan Direksi BSG.

Prosesi diawali oleh Komisaris Utama Ramoy Luntungan dan Komisaris Djafar Alkatiri. Kemudian diikuti jajaran Direksi, yakni Direktur Utama Revino Pepah, Direktur Operasional Louisa Parengkuan, dan Direktur Kepatuhan Machmud Turuis.

Sebagai bentuk komitmen kolektif, penandatanganan juga dilakukan oleh Group Head dan para Pemimpin Divisi yang hadir mewakili seluruh pegawai kantor pusat.

Melalui penandatanganan ini, BSG secara resmi mendeklarasikan sikap Zero Tolerance terhadap tindakan fraud maupun praktik penyuapan.

“Ini diharapkan dapat memperkuat ekosistem perbankan yang sehat di wilayah Sulawesi Utara dan Gorontalo, serta memberikan rasa aman dan nyaman bagi seluruh nasabah dalam bertransaksi,” tukas Revino.

(BSC)