Manado,BERITASULUT.CO.ID– Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Republik Indonesia (RI) Sulawesi Utara (Sulut) , Ir. Stefanus BAN Liow, MAP, menggelar Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan (Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika), Sabtu (14/3/2026).
Sosialisasi 4 Pular ini sasaran utamanya adalah generasi muda dan Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP).
Dikatakan Liow bahwa di tahun 2045 nanti pemuda pemudilah saat ini yang akan memegang kendali.
“Jadi di disaat itu masa produktif. Karakter dalam kehidupan berbangsa dan bernegara harus dibentuk dan diingatkan mulai dari sekarang. Investasi karakter harus ditanamkan sejak dini,”ungkap Stefa.
Selain itu disampaikannya bahwa Indonesia Mas di tahun 2045 adalah milik anak muda.
“Anak muda ini adalah pemimpin masa depan gereja, masyarakat, daerah, bangsa dan negara,”terangnya.
Lanjutnya, Untuk menjadi pemimpin dimasa depan ini setidaknya harus mengetahui dan miliki pengetahuan, ketrampilan dan karakter.
“Mari teruslah menumbukan nilai-nilai yang tercantum dalam pancasila, di tengah kehidupan kita berbangsa. sekalipun kita berbeda-beda latar belakang dan seterusnya tapi perbedaan itu adalah anugrah berkat, kekayaan yang mempersatukan torang semua, karena torang samua basudarq, torang semua ciptaan Tuhan,”ujarnya.
Liow pun mengatakan bahwa, sebelumnya telah melibatkan kalangan siswa di berbagai sekolah, seperti SMK N 1 Tomohon, SMA N 1 Tondano, SMN I Kawangkoan, hingga SMA N 1 Amurang.
“Jadi saat ini kami libatkan kalangan pemuda. Jadi kita disini harus terus mengingatkan nilai-nilai menumbuhkan bagaimana berbangsa dan bernegara. Dan itu harus mulai dari sekarang. Karena merubah sikap prilaku manusia bukan pekerjaan yang gampang, jadi ini perlu perjuangan,”jelasnya.
Katanya, Kedepan juga akan menyisir OKP, ormas kepemudaan, dan institusi pendidikan di Sulawesi Utara yang meminta.
“ Jadi ini lebih menyegarkan,menumbuhkan kembali nilai-nilai terkandung dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, tidak bermaksud menggurui. Disini saya hanya untuk agar bisa memahami dan mingkatkan wawasan,”pungkasnya.
(IKA)



















