PDI Perjuangan Gerak Cepat Salurkan Bantuan Untuk Korban Bencana Banjir Bandang di Sitaro

Manado,BERITASULUT.CO.ID– Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro), mengalami Bencana banjir bandang. Dimana di 3 kecamatan Siau Timur, Selatan dan Barat Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro) Senin, dini hari kurang lebih pukul 02.30 Wita, mengalami musibah, yang menelan 14 korban jiwa.

Dengan kejadian ini pun langsung mendapat perhatian serius dari PDI Perjuangan Sulawesi Utara.

Tanpa menunggu lama, PDI Perjuangan bergerak cepat mengoordinasikan penyaluran bantuan bagi warga terdampak.

Kepada wartawan, Wakil Ketua Bidang Kebijakan Publik dan Reformasi Birokrasi, Berty Kapojos, S.Sos didampingi Wakil Ketua Bidang Ideologi dan Kaderisasi Dra.Vonny Paat DPD PDI Perjuangan Sulut, menyampaikan bahwa  DPD PDI perjuangan bersama fraksi PDIP Sulut dan Kab/Kota telah mengumpulkan dana untuk didonasikan bagi korban bencana Banjir di Sitaro.

“Kami tentunya spontan dengan musibah yang terjadi di Sitaro. Seberapa bantuan pun kamu telah spontan membantu.  Kami berempati dan berbela sungkawa atas peristiwa yang terjadi dan memakan korban jiwa. Untuk itu kami telah mengumpulkan sumbangan , bagian bentuk kepedulian dan merasa sepenanggungan,dan dikirim langsung  melalui perwakilan kita di DPC Sangihe lewat Ibu Eva Sasingen Mantan Bupati Sitaro,” ungkap Ketua Komisi III DPRD Sulut ini, di DPRD Sulut, Selasa (6/1/2026).

Begitu juga disampaikan Ketua Komisi IV Dra.Vonnu Paat, bahwa dimana  setelah menerima informasi bencana di Siau, PDI Perjuangan langsung bergerak cepat, mendata dan menyalurkan bantuan.


“Sejak menerima laporan awal, pengurus DPD PDI Perjuangan Provinsi Sulawesi Utara langsung berkoordinasi dengan jajaran DPC PDI Perjuangan di Sitaro untuk turun ke lapangan membantu warga dan melakukan pendataan kebutuhan mendesak,” pungkas Paat.

Terinformasi bantuan yang disalurkan meliputi kebutuhan pokok seperti bahan makanan, air bersih, serta perlengkapan darurat lainnya. Selain itu, kader PDI Perjuangan bersama relawan turut membantu proses evakuasi dan pembersihan lingkungan pasca banjir.  Hingga saat ini, proses penyaluran bantuan masih berlangsung, sembari menunggu pendataan lanjutan terhadap dampak kerusakan dan kebutuhan tambahan di wilayah terdampak banjir bandang tersebut.

 

(IKA)