Kerjasama dengan Unsrat dan Universitas Taiwan, Bapelitbangda Manado kaji pengembangan energi terbarukan

  • Bagikan
Kepala Bapelitbangda Manado, Liny Tambajong.
Kepala Bapelitbangda Manado, Liny Tambajong.

MANADO, BERITASULUT.CO.ID – Pemerintah Kota Manado melalui Bapelitbangda saat ini sedang mengkaji pengembangan energi terbarukan. Bahkan, dua perguruan tinggi diajak kerjasama untuk proyek ini, yakni Universitas Feng Shia Taiwan dan Universitas Sam Ratulangi (UNSRAT) Manado.

“Rencananya dalam waktu dekat akan ada serah terima alat pengeringan produk pertanian dari Tim Tenaga Ahli UNSRAT. Alat ini nantinya akan diserahkan ke Dinas Pertanian Kota Manado yang akan digunakan di lahan rumah biogas rumah potong hewan (RPH) Bailang dengan menggunakan sumber listrik biogas dan tenaga surya,” ujar Kepala Bapelitbangda Kota Manado, Dr Liny Tambajong.

Dijelaskannya, penerapan teknologi tepat guna pengolahan cabai dehidrasi memanfaatkan energi biomassa dan energi matahari (hybrid) ini adalah kerjasama antara Pemerintah Kota Manado melalui Bapelitbangda dengan Universitas Sam Ratulangi Manado dan Universitas Feng Shia Taiwan, dengan hasil akhir berupa produk cabe kering dalam bentuk utuh dan bubuk.

Diharapkan dengan adanya kegiatan ini bisa membuka peluang pengembangan home industry berbasis agribisnis sebagai percontohan bagi petani dan pedagang cabai di Kota Manado.

Selain itu, Dinas Pertanian Kota Manado bisa mengelola rumah biogas dengan peralatan pengolahan lainnya untuk memanfaatkan limbah kotoran sapi.

“Masih banyak pengolahan limbah di sana berupa pupuk padat (kompos) dan pupuk cair yg siap diolah dan didistribusikan. Sangat tepat untuk menjadi ikon program Kelurahan Cerdas di Kelurahan Bailang yang dicanangkan oleh Pemerintah Kota Manado,” ujar Kaban Liny.(DONWU)

Baca Juga:  Prof JPAR saksikan pelantikan Rita Tamuntuan sebagai Ketua TP-PKK Sulut
  • Bagikan