Dekatkan pelayanan prima kepada masyarakat, Wawali Mor Bastiaan resmikan Service Point Perizinan di Tuminting dan Mapanget

  • Bagikan

BERITASULUT.CO.ID – Pemerintah Kota Manado terus memberikan pelayanan prima bagi masyarakat. Kali ini melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) menghadirkan Service Point Perizinan di kecamatan. Tujuannya mendekatkan pelayanan publik.

Dua kecamatan menjadi pilot project, yang kemudian nantinya dibuka di semua kecamatan di Kota Manado.

Di awali di Kecamatan Tuminting, Kamis (21/11/2019), Walikota Manado DR GS Vicky Lumentut (GSVL) yang diwakili Wakil Walikota (Wawali) Mor D Bastiaan SE, meresmikan operasional Service Point Perizinan tersebut, bertempat di Kantor Kecamatan Tuminting.

Adapun pelayanan yang dubuka, antara lain Perijinan Berusaha melalui Online Single Submission (OSS), Izin Tenaga Kesehatan (Perawat, Apoteker, Bidan, dll), Izin Komersil seperti, Izin Apotek, Sertifikat Produksi Pangan-Industri Rumah Tangga (SPP-IRT), Analisa Dampak Lalulintas (Andalalin), Izin Trayek, Rekomendasi Pasport, Izin Lembaga Pelatihan Kerja dan Lembaga Kursus Pelatihan (LPK-LKP), serta Kartu Pencari Kerja/AK1.

Service Point diharapkan menumbuhkan interaksi semakin dekat antara pemerintah dengan masyarakat

Dalam kesempatan tersebut, Wawali Mor mengajak jajaran pemerintah yang hadir agar terus mengucap syukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa, karena oleh penyertaan dan pertolongan-Nya, kegiatan ini boleh terlaksana dan kita yang hadir dalam keadaan yang sehat.

Wawali Mor berterimakasih kepada jajarannya, antara lain Asisten I Drs Heri Saptono yang juga dalam kapasitas sebagai Plt Camat Tuminting yang sudah mensuport kegiatan ini, serta OPD penyelenggara yakni DPM-PTSP Kota Manado, Kadis Jimmy Rotinsulu SE MSi bersama jajarannya, yang terus berinovasi dalam memberikan pelayanan publik yang cepat dan prima kepada masyarakat Kota Manado.

“Kehadiran Service Point di Kecamatan Tuminting ini diharapkan menumbuhkan interaksi semakin dekat antara pemerintah dengan masyarakat, sehingga kepercayaan semakin meningkat. Masyarakat percaya kepada pemerintah lewat pelayanan publik yang berkualitas juga ditandai dengan kebahagian dan kepuasan masyarakat,” ujar Wawali Mor. Dikatakannya, memasuki era globalisasi pemerintah perlu membangun sistem secara terintegrasi dan digital sehingga adaptif terhadap perubahan.

“Kita mulai dari sekarang ini, perlu merubah mindset kita, kalau dahulu masyarakat yang mencari kita untuk mengurusi perizinan, saatnya kita temui masyarakat dalam memberikan pelayanan cepat dan prima,” tukas Wawali Mor.

Turut Hadir dalam kesempatan tersebut, unsur pimpinan kecamatan, para Lurah dan Kepala Lingkungan se-Kecamatan Tuminting.

Pelayanan publik harus cepat, mudah, sederhana dan berpihak kepada masyarakat

Keesaokan harinya, Jumat (22/11/2019), kegiatan serupa dilakukan di Kecamatan Mapanget. Di hadapan Asisten I, Kadis DPM-PTSP, Camat Mapanget Rein Heydemans dan jajarannya, Wawali Mor kembali menyampaikan bahwa kehadiran Service Point di wilayah kecamatan adalah upaya Pemerintah Kota Manado meningkatkan pelayanan.

“Pelayanan publik harus cepat, mudah, sederhana dan berpihak kepada masyarakat,” ucap Wawali.

Dikatakannya, program Pemerintah Kota Manado melalui DPM-PTSP Kota Manado, dirancang di 11 Kecamatan, dimulai dari dua kecamatan yang menjadi pilot project, yakni Kecamatan Tuminting dan Kecamatan Mapanget.

“Menjadi harapan kita bersama Service Point pelayanan perizinan ini dapat beroperasi optimal, sehingga kualitas pelayanan publik dapat meningkat sehingga masyarakat percaya kepada pemerintah lewat pelayanan publik yang berkualitas juga ditandai dengan kebahagian dan kepuasan masyarakat terhadap pelayanan pemerintah,” ujar Wawali Mor.(LIPSUS)

  • Bagikan