Camat Tombatu Utara gerak cepat tindaklanjuti instruksi Ketua Gugus Tugas

  • Bagikan
Camat Tombatu Utara, Helda Mokat.

TOMBATU UTARA, BERITASULUT.co.id – Dalam upaya memutus mata rantai penyebaran virus corona, Pemerintah Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra) melalui Ketua Gugus Tugas Bupati James Sumendap SH, menginstruksikan jajaran pemerintah kecamatan dan desa/kelurahan untuk semakin memperketat pengawasan keluar masuk pelaku perjalanan diseluruh wilayah secara khusus yang ada setiap pintu masuk Mitra.

Dalam rangka menindaklanjuti ini, Pemerintah Kecamatan Tombatu Utara di bawah pimpinan Camat Helda Mokat, langsung bergerak cepat dengan menginstrusksikan jajarannya untuk memperketat pengawasan bagi pelaku perjalan, termasuk dalam pembuatan Surat Keterangan Jalan (SKJ) bagi warga Tombatu Utara yang melakukan perjalanan luar daerah.

“Saya sudah tegaskan ke seluruh hukum tua dan perangkat desa agar instruksi pak bupati memperketat pengawasan baik dari tingkat desa hingga jajaran yang bertugas di pos perbatasan Touluaan untuk dimaksimalkan. Termasuk juga memberlakukan akses jalan satu arah disetiap desa demi mencegah masuknya covid-19 di Mitra secara khusus di Tombatu Utara,” kata Mokat, Kamis (14/05/2020).

Mokat juga menerangkan, tindakan tegas juga akan diambil bagi pelaku perjalanan yang akan masuk wilayah Tombatu Utara, apalagi yang datang dari daerah terdampak atau menjadi transmisi lokal,

“Wajib melakukan isolasi mandiri. Sebab kita tidak tahu warga pendatang itu bebas dari virus corona atau sebaliknya. Makanya langkah penanganan yang ketat sesuai arahan Ketua Gugus Tugas Covid-19 Mitra harus kita jalankan secara disiplin dan ketat,” tegas Mokat.

Lebih lanjut, Mokat juga meminta warga jangan dulu keluar daerah kalau tidak urusan penting dan mendesak.

“Kami sudah dan sering ingatkan ke masyarakat agar tidak melakukan perjalanan keluar daerah kalau tidak ada urusan yang mendesak. Karna wabah covid-19 tidak memandang bulu penularannya. Dan bagi warga yang akan mengajukan SKJ, ketentuannya jelas yaitu minimal satu hari dan maksimal tiga hari,” tutupnya.(HENGLY)

Baca Juga:  Vaksinasi diklaim efektif turunkan kasus konfirmasi dan kematian akibat Covid-19
  • Bagikan