405 T anggaran Covid-19 belum sentuh dunia pendidikan, ini kata Ketum KNPI

  • Bagikan
Ketua Umum KNPI, Haris Pertama.
Ketua Umum KNPI, Haris Pertama.

MANADO, BERITASULUT.co.id – Besarnya anggaran yang dialokasikan pemrintah untuk penanggulangan Covid-19 kini dipersoalkan.

Dikutip dari RMOL.ID, Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) mempersoalkan dan mempertanyakan besaran anggaran tersebut, yang hingga kini tak ada alokasi untuk dunia pendidikan.

“Kami sangat menyayangkan alokasi untuk pendidikan tidak ada. Banyak teman-teman mahasiswa yang tidak sanggup lagi membayar kuliah karena orang tuanya terdampak Covid,” kata Ketua Umum KNPI, Haris Pertama, Selasa (2/06/2020) kemarin.

Disisi lain, kesulitan para mahasiswa tak dibarengi dengan kebijakan universitas maupun sekolah. Mahasiswa tetap dipungut bayaran.

“Pihak kampus kadang tidak peduli, mahasiswa tetap harus membayar uang semester maupun uang sekolah. Harusnya pemerintah peduli terhadap dunia pendidikan,” tegas mantan aktivis HMI ini.

Oleh karenanya, ia mendesak Presiden Joko Widodo beserta para menterinya merevisi anggaran Covid-19. Dalam alokasinya nanti, harus ada anggaran untuk dunia pendidikan.

‚ÄúPepatah mengatakan, pendidikan adalah senjata paling ampuh untuk mengubah dunia, nah bagaimana Indonesia mau maju, jika pemerintah abai akan dunia pendidikan,” kritik Haris.

Berdasarkan pemaparan pemerintah, alokasi anggaran sebesar Rp405,1 triliun dalam penanganan virus corona diberikan untuk belanja bidang kesehatan Rp75 triliun, perlindungan sosial Rp110 triliun, insentif perpajakan dan stimulus kredit usaha rakyat (KUR) Rp70,1 triliun, dan pemulihan ekonomi nasional Rp150 triliun.(*/TOAR)

Baca Juga:  Cegah COVID-19, ini SE yang diterbitkan Walikota Manado untuk kepala sekolah
  • Bagikan