Geram, Sumendap tegaskan ini ke aparat desa Kecamatan Tombatu   

  • Bagikan
Camat Tombatu Aneke Sumendap
Camat Tombatu Aneke Sumendap
TOMBATU, BERITASULUT.co.id – Camat Tombatu, Aneke Sumendap, sedikit dibuat geram dengan sikap sejumlah hukum tua (Kumtua) di wilayahnya yang dianggap terlalu ‘memaksakan’ agar perangkat desa dapat diijinkan bergabung menjadi penyelenggara pada Pilkada serentak tahun 2020.

Sejalan dengan sikap Bupati Minahasa Tenggara (Mitra), James Sumendap SH, yang tidak mengijinkan ASN, THL maupun perangkat desa menjadi penyelenggara, hal itu pun diberlakukan Camat Aneke Sumendap bagi perangkat desa di Kecamatan Tombatu.

“Ada beberapa hukum tua yang berkoordinasi bahwa ada aparat desa yang akan menjadi penyelenggara sebagai staf Panitia Pemungutan Suara atau PPS, tapi saya tidak ijinkan,” beber Sumendap kepada wartawan, Jumat akhir pekan lalu.

Untuk itu Sumendap pun dengan tegas tidak memperbolehkan ada aparat desa di wilayahnya yang rangkap jabatan atau doble job. “Jangan golojo! Kalo samua hanya untuk perangkat desa, lantas masyarakat lain cuma mo polo-polo tangan?,” singgung Sumendap. (HENGLY)

Baca Juga:  Rangking 1 di Sulut, Pemkab Mitra kembali torehkan prestasi
  • Bagikan