Pemerintah desa bersama budayawan dapat bersinergi dengan pelaku seni musik Kolintang merencanakan dimana lokasi yang cocok untuk mendirikan Monumen Kolintang, Bangsal Kolintang yang akan menjadi tempat pagelaran musik Kolintang serta Bengkel Kolintang yang di kelola secara terpadu antara pemerintah, pelaku seni dan masyarakat sebagai upaya memberikan lowongan pekerjaan bagi generasi muda terutama para pemain muda.
Di samping itu masyarakat dapat ikut berpartisipasi menjual souvenir khas daerah ini, pelbagai jenis makanan, minuman dan buah-buahan lokal dan pelbagai aktifitas untuk menstimulus elonomi rakyat dimasa pemulihan atau new normal.
Beberapa tokoh masyarakat juga mengingatkan pemerintah desa agar tidak menjadikan Musrenbangdes sebagai ajang legitimasi atas program yang sudah ditetapkan pemerintah desa sebagaimana yang terjadi di beberapa desa di negara kita tercinta ini selama ini.
Dengan terciptanya pembangunan yang berkelanjutan dibiayai oleh dana desa dan swadaya masyarakat, maka Desa Wisata Koluntang akan terwujud dan pada waktunya akan memberikan kontribusi bagi kesejahteraan rakyat.(*)



















