Pariwisata Manado bangkit, Pemkot mulai sosialisasi dan implementasi CHSE

  • Bagikan

MANADO, BERITASULUT.co.id – Pemerintah Kota Manado melaui Dinas Pariwisata mulai melakukan Sosialisasi dan Implementasi CHSE, yang dirangkaikan dengan kegiatan sapu laut dan sungai untuk menciptakan lingkungan yang nyaman dan aman dalam usaha membangkitkan gairah pariwisata.

CHSE yaitu Cleanliness (Kebersihan), Health (Kesehatan), Safety (Keamanan), dan Environment (Ramah lingkungan) adalah pedoman yang dikeluarkan oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) dalam rangka menggairahkan kembali pariwisata yang sempat lesu akibat pandemi Covid-19.

Pemkot Manado sendiri akan menggelar Sosialisasi dan Implementasi CHSE di 11 kecamatan, yang dimulai di Kecamatan Tuminting, Bunaken, Wenang dan Tikala, Selasa (01/12/2020) hari ini, yang disosialisasikan langsung Walikota Dr GS Vicky Lumentut (GSVL) didampingi Kadis Pariwisata Lenda Pelealu.

“Kegiatan ini sangat penting dan strategis bagi Kota Manado, karena di masa pandemi Covid-19 tidak hanya kesehatan yang jadi perhatian tapi juga ekonomi,” ujar GSVL.

Terkait ekonomi, ia menuturkan telah telah mengambil keputusan pada tanggal 17 Agustus 2020 lalu bahwa aktivitas ekonomi di Kota Manado kembali dibuka termasuk pusat belanja, hiburan dan kegiatan pariwisata.

“Ketika para wisatawan atau para turis datang mereka mau aman dirinya dari gangguan penyakit selain Covid-19. Mereka butuh lingkungan bersih yang juga sangat dibutuhkan oleh kota wisata. Oleh karena itu, gerakan CHSE yang kita mulai hari ini untuk mewujudkan lingkungan yang bersih dan aman dari penyakit khususnya Covid-19, memberikan rasa aman dan nyaman bagi para turis dan wisatawan,” ujar GSVL.(DONWU)

Baca Juga:  Marijo Ba Kobong, GSVL canangkan penanaman 100 hektar lahan kedelai di Manado
  • Bagikan