
RATAHAN, BERITASULUT.co.id – Karena tekanan darah naik, Bupati Minahasa Tenggara (Mitra), James Sumendap batal melakukan proses injeksi intramuskular vaksin Sinovac dalam rangka melindungi diri dari virus corona atau Covid-19.
“Dari hasil pemeriksaan tekanan darah saya naik, maka dengan pertimbangan kesehatan saya batal divaksin Sinovac,” ungkap James Sumendap disela-sela Launching Vaksin Covid-19 di RSUD Mitra Sehat, Senin (1/2/2022).
Sumendap mengaku berkeinginan menjadi orang pertama di Mitra yang di vaksinasi, namun hasil pemeriksaan kesehatan tidak memenuhi persyaratan sebagai penerima vaksin Sinovac. “Memang kondisi saya belum memungkinkan. Mungkin akan dijadwalkan lagi nanti,” kata Sumendap.
Disisi lain, Sumendap juga menghimbau agar masyarakat tidak perlu takut terhadap pemberian vaksin Covid-19 tersebut karena telah melewati berbagai uji klinis. “Saya berharap masyarakat tidak perlu takut untuk divaksin, sebab vaksin ini sangat aman dan telah melewati berbagai tes klinis,” imbaunya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Mitra, Helni Ratuliu mengatakan sebelum menerima vaksin memang harus melalui pemeriksaan kesehatan yang ketat. “Bila dari hasil pemeriksaan kesehatan ditemukan tekanan darah tinggi, atau gula tinggi maka belum bisa untuk menerima vaksin, termasuk ketika ada riwayat penyakit menahun juga tidak bisa,” beber Ratuliu.
Ratuliu mengungkapkan, di Mitra untuk tahap pertama seluruh tenaga kesehatan baik di puskesmas dan dua rumah sakit secara serentak melaksanakan vaksinasi, termasuk para pejabat daerah. Jumlah vaksin yang telah didistribusikan Pemerintah Provinsi Sulut sebanyak 1.500 vial dengan vaksinator 33 orang. (HENGLY)







