MANADO  

Pastikan keluarga anda terdata, ayo bantu Dinas P2KB Manado lakukan pendataan

Sosialisasi pendataan keluarga tahun 2021 di Kota Manado, Selasa (16/03/2021).
Sosialisasi pendataan keluarga tahun 2021 di Kota Manado, Selasa (16/03/2021).

MANADO, BERITASULUT.co.id – Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) menjadikan pendataan keluarga sebagai progran prioritas nasional di tahun 2021, karena dilaksanakan pada awal Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2021-2024.

Dalam pendataan keluarga tahun 2021 ini, BKKBN juga akan memasukkan indikator baru yang digunakan untuk mengukur Indeks Pembangunan Keluarga (IPK) yang diharapkan dapat menjawab kebutuhan data dan informasi keluarga untuk kepentingan penyusunan program dukungan/ intervensi oleh pemerintah dan mengakomodir kebutuhan sektor lain, khususnya dalam upaya mendukung pengembangan SDM Indonesia serta pengentasan keluarga dari kemiskinan/ketertinggalan.

Untuk membantu percepatan program tersebut, maka di Kota Manado sendiri melalui Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P2KB) sudah memulainya dengan giat sosialisasi pada Selasa (16/03/2021) lalu, yang dibuka Asisten I Pemerintahan dan Kesra Heri Saptono, mewakili Walikota Dr GS Vicky Lumentut (GSVL).

“Giat sosialisasi ini untuk mematangkan persiapan pendataan keluarga. Jadi kami minta dukungan seluruh warga masyarakat untuk menyukseskan program ini,” ujar Kepala Dinas P2KB Manado, Meisje HN Wollah, kepada BERITASULUT.co.id, Jumat (19/03/2021) pagi.

Dijelaskannya, pendataan keluarga akan menghasilkan profil secara langsung dan akan menghasilkan profil keluarga termasuk profil pasangan usia subur yang sudah mengikuti program keluarga berencana maupun yang belum, menghasilkan data Pasangan Usia Subur (PUS) yang akurat dan lengkap by name by address.

“Basis data keluarga termasuk profil PUS ini tidak tersedia pada sumber data manapun, kecuali hanya dapat diperoleh pada saat pendataan keluarga. Maka perlu dilakukan pendataan keluarga, dan pastikan keluarga anda terdata,” jelas Kadis Meisje.(DONWU)