Untuk daerah pusat epidemi seperti Jakarta, Berry Juliandi, seorang peneliti di IPB University di Bogor, Jawa Barat dan juru bicara Forum Peneliti Muda Indonesia (IYSF) mengatakan lockdown parsial dan selektif ini dapat memiliki beberapa poin kebijakan.
Di antaranya, mengatur secara formal supaya pekerja ‘kerah putih’ sepenuhnya bekerja dari rumah, memilah dan mengawasi siapa saja warganya yang dapat bepergian, serta menutup layanan non esensial meskipun dengan selektif supaya tidak melukai pekerja informal.
Berry mengatakan bahwa di lapangan, pemerintah sebenarnya sudah menerapkan lockdown parsial melalui kebijakan larangan perkumpulan masal hingga himbauan penutupan toko dan perkantoran.
“Namun, restriksi ini belum ada enforcement [penegakan] yang cukup tegas disertai pemilahan yang jelas warga seperti apa yang boleh bergerak,” ujarnya.















