RELIGI  

MTPJ GMIM 15-21 Januari 2023 : Jangan kuatir, Tuhan Yesus memelihara hidupmu

Kemudian Yesus mengangkat kehidupan bunga bakung yang tidak memintal dan tidak menenun, namun diperlengkapi dengan kemegahan dan keindahan yang melebihi keindahan pakaian raja Salomo (ayat 27).

Murid-murid Yesus pun mengenal seluk beluk bunga bakung (Yun.krina), karena jenis tanaman berumbi dan berbunga ini banyak tumbuh di daerah Israel.

Yesus mengangkat kehidupan tumbuhan untuk menjadi metafora atau khiasan, bahwa sedangkan tumbuhan, seperti juga rumput di ladang (ayat 28), yang hanya hidup sehari dipelihara dan didandani oleh Tuhan apalagi orang percaya, pasti Tuhan lebih mengindahkannya.

Dengan fakta ini Yesus mengeritik murid-murid yang kurang percaya akan pemeliharaan Allah, atau yang masih mempersoalkan apa yang akan dimakan dan minum.

Yesus mengecam dan memerintahkan supaya jangan cemas hati/berhenti dari kekuatiran (Yun. meteourizesthe).

Karakter, hati dan pikiran harus dirobah, sebab sikap hidup seperti itu adalah model orang yang tidak mengenal Tuhan.

Bangsa-bangsa yang tidak mengenal Tuhan berusaha mencari semua itu (kebutuhan dasar jasmani: makanan dan minuman) sebagai satu-satunya tujuan kehidupan atau yang utama (primer).

Yesus tidak menyangkal hal tersebut, bahwa itu juga dibutuhkan oleh murid-murid, namun Yesus memberikan pencerahan bahwa hal itu bagi orang percaya bersifat sekunder (bukan utama) yang nantinya akan ditambahkan juga setelah mengutamakan Kerajaan Sorga (ayat 29-31).