Ia mengurai berbagai potensi yang bisa terjadi, seperti yang pernah terjadi di pemilu sebelumnya.
“Misalkan manipulasi kertas suara, pengaruh dan intervensi, pendaftaran pemilih tidak sah, serangan siber, intimidasi dan ancaman kepada pemilih, ketidaknetralan pihak berwenang, dan tidak transparannya pengawasan dan proses penghitungan,” ujar Syahrul.
Untuk itu, Bawaslu Manado mengajak masyarakat untuk mengawasi dan melaporkan jika ditemukan terjadi kecurangan dan pelanggaran khususnya saat pemungutan dan penghitungan suara di TPS.
(donwu)


















