Manado, BERITASULUT.co.id – Sesuai laporan secara tertulis dari BP2JK, proses lelang untuk SDA ada enam paket, dan Binamarga dua paket. Sedangkan untuk yang lainnya belum lelang.
Hal ini dikatakan Ketua Komisi III DPRD Sulut Berty Kapojos usai Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan BP2JK dalam rangka untuk mendapatkan informasi program-program apa saja yang akan dilakukan di tahun 2024, Senin (26/2/2024).
Politisi PDI Perjuangan ini mengatakan bahwa dalam RDP pihak BP2JK telah menginformasikan soal apa-apa saja yang telah dilelang dan belum.
“Salah satu yang belum dilelang adalah paket jembatan Minaesa dengan pagu anggaran Rp22,14 M. Ada paket-paket lainnya sementara menunggu. Karena informasi dari Kabalai BP2JK seluruh pekerjaan di Kementerian PUPR paling lambat di bulan Juli seluruh tender sudah selesai ini yang disampaikan Edyson Rombe saat RDP,” ujar Berty.
Lanjutnya, Komisi III DPRD Sulut akan mengundang Balai Wilayah Sungai I Provinsi Sulawesi Utara (BWS I Sulut), karena dari catatan yang diberikan Kepala BP2JK ada pekerjaan dengan anggaran Rp39 Miliar di Amurang, dan BP2JK tidak bisa menjelaskan secara teknis.
“Berdasarkan catatan B2JK ini, kami akan minta penjelasan lebih jelas dan detail anggaran Rp39 M ini untuk pembuatan apa? Agar Komisi III bisa mendapatkan informasi siapa-siapa saja yang jadi pemenangnya dan berapa lama pekerjaan tersebut,” tandas Berty.
(ika)



















