https://pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js?client=ca-pub-5042428186675242

MK Putuskan 2 PHPU 2024 di Sulut, Menolak Permohonan Pemohon Seluruhnya, KPU Bilang Begini

  • Bagikan

Hal serupa juga terjadi untuk perkara Nomor 81-02-14-25/PHPU.DPR-DPRD/XXII/2024 yang diajukan oleh Pemohon Harley Alfredo Benfica Mangindaan, salah seorang calon Anggota DPRD Provinsi Sulut dari Partai Demokrat di Dapil Sulut 1.

Dikatakannya, inti dari pokok permohonan Pemohon adalah dugaan adanya penambahan suara kepada Pihak Terkait (Royke Reynald Anter, Caleg PD Nomor Urut 1) dan pengurangan suara Pemohon pada beberapa TPS di Kota Manado.

“Untuk perkara tersebut pertimbangan hukum Mahkamah dan kesimpulan Mahkamah adalah bahwa pemohon tidak dapat membuktikan dalil-dalil dalam permohonannya, dan permohonan pemohon dengan demikian tidak beralasan menurut hukum untuk seluruhnya. Mahkamah juga dalan amar putusan menyatakan menolak Permohonan Pemohon untuk seluruhnya,” jelas Meidy.

Dengan dibacakannya putusan untuk 2 perkara tersebut berarti semua perkara yang totalnya berjumlah 8 perkara telah selesai.

Sebelumnya, MK telah membacakan putusan dismissal dengan amar putusan permohonan pemohon tidak dapat diterima untuk 6 perkara lainnya. Artinya KPU memenangkan 8 perkara di Sulut.

“Hasil putusan MK ini menguatkan atau membuktikan bahwa kinerja penyelenggara pemilu di Sulut, telah sesuai dengan ketentuan, dan tidak ada upaya mencederai integritas hasil sebagaimana dalil-dalil dalam permohonan para Pemohon,” ungkapnya.

Meidy berterima kasih kepada semua jajaran KPU, juga pihak Bawaslu se-Sulut, pengacara dan semua pihak yang telah mensuport dan memberi andil bagi kemenangan KPU untuk seluruh perkara yang disidangkan MK untuk wilayah Sulawesi Utara.

Selain Meidy, hadir dalam persidangan MK tersebut, Anggota KPU Sulut Salman Saelangi, dan komisioner serta staf KPU Kabupaten Minahasa dan Kota Manado.

(ika)

  • Bagikan