https://pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js?client=ca-pub-5042428186675242

Steven Kandouw Ajak Gembala dan Jemaat GBI Terus Berdampak Holistik dalam Sendi Kehidupan Masyarakat

  • Bagikan
Wakil Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Drs Steven Kandouw (SK) membuka Sidang Majelis Daerah Khusus (SMDK) Gembala Gereja Bethel Indonesia (GBI) Sulut dan Gorontalo (Sulutgo), bertempat di Hotel Sentra Manado, Rabu (3/7/2024).

Minut, BERITASULUT.CO.ID – Wakil Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Drs Steven Kandouw (SK) membuka Sidang Majelis Daerah Khusus (SMDK) Gembala Gereja Bethel Indonesia (GBI) Sulut dan Gorontalo (Sulutgo), bertempat di Hotel Sentra Manado di Kalawat Minahasa Utara (Minut), Rabu (3/7/2024).

Ia mengaku bersyukur dan percaya agenda ini boleh terjadi dalam tuntunan dan kehadiran Roh Kudus, dan mengapresiasi kegiatan yang mengangkat tagline “Menjadi Gereja yang Sehat dan Berdampak”, karena gereja yang sehat harus memenuhi sejumlah aspek.

“Dari kacamata saya gereja yang sehat, pertama strukturnya lengkap, pembagian tugasnya lengkap, ada sekretariat yang representatif, programnya jelas, mantap sumber daya dan dana,” ujarnya.

Steven Kandouw pun menekankan pentingnya peningkatan sumber daya manusia (SDM).

“Terlebih orang-orang di Sulut punya kualitas intelektual yang mumpuni. Karena ini sudah terbukti sejak masa lampau,” katanya.

Wagub mengungkapkan bahwa pada masa kolonialisme Belanda, perekrutan tenaga guru di seluruh Indonesia, sebagian besar yang direkrut adalah orang Minahasa, dan lebih spesifik lagi yakni tenaga guru dari latar belakang penginjil.

“Ini menandakan kualitas sumber daya manusia di Sulawesi Utara ini luar biasa,” tegasnya.

Sehingga itu, kualitas SDM yang baik juga harus dimiliki oleh warga gereja, baik gembala sampai jemaatnya.

“Gereja harus mampu mendorong masyarakat di sekeliling kita untuk jadi sejahtera, keluar dari kemiskinan,” ujar Steven.

  • Bagikan