SULUT  

Peringati HUT 80 RI, Gubernur Sulut Luncurkan Program Keringanan Pajak

Gubernur Sulut Yulius Selvanus Komaling (YSK) resmi mencanangkan rangkaian kegiatan peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, di halaman Kantor Gubernur Sulut, Jl 17 Agustus Manado, Jumat (8/8/2025) pagi.

Manado, BERITASULUT.CO.ID – Gubernur Sulut Yulius Selvanus Komaling (YSK) resmi mencanangkan rangkaian kegiatan peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, di halaman Kantor Gubernur Sulut, Jl 17 Agustus Manado, Jumat (8/8/2025) pagi.

Pada kesempatan yang sama, Gubernur juga meluncurkan program “Keringanan Pajak Merah Putih” dan menyerahkan secara simbolis 1.000 bendera Merah Putih kepada masyarakat.

Ia menegaskan bahwa delapan dekade kemerdekaan Indonesia merupakan hasil perjuangan panjang yang dilandasi semangat persatuan, kedaulatan, dan kerja bersama demi kesejahteraan rakyat.

“Kita harus bangga, tema perayaan tahun ini ‘Bersatu Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju’ sangat selaras dengan visi besar pemerintah dan arah perjuangan bangsa kita,” ujarnya penuh semangat.

Sebagai bagian dari perayaan HUT RI ke-80, Pemprov Sulut juga menyiapkan sejumlah agenda besar, termasuk lomba gerak jalan sejauh 8 km, 17 km, dan 45 km yang akan digelar dalam beberapa hari ke depan.

“Jarak ini bukan untuk menakut-nakuti, tetapi untuk melatih ketahanan fisik dan mental kita sebagai anak bangsa,” ujarnya.

Dan, peluncuran program Keringanan Pajak Merah Putih menjadi sorotan utama kegiatan tersebut. Program ini disebut sebagai “kado spesial” Pemprov Sulut untuk rakyat.

Rinciannya yakni pengurangan pokok tunggakan PKB sebesar 50%, diskon PKB 12,5% dan diskon Opsen PKB 35% bagi kendaraan yang tidak menunggak, pembebasan 100% denda PKB, serta penghapusan pajak progresif.

“Kebijakan ini diharapkan mampu meringankan beban masyarakat sekaligus memperkuat semangat gotong royong, sejalan dengan nilai-nilai kemerdekaan,” kata Gubernur YSK.

Acara pencanangan ini dihadiri oleh Forkopimda Provinsi Sulut, pejabat tinggi pratama Pemprov Sulut, serta perwakilan masyarakat.

Kehadiran mereka menandai komitmen bersama untuk menjaga api kemerdekaan tetap menyala melalui kerja nyata dan keberpihakan pada rakyat.

(DONWU)