Manado, BERITASULUT.CO.ID – Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus Komaling (YSK) menegaskan, ekonomi Sulawesi Utara siap melaju lebih pesat di tahun 2026.
Itu dikatakannya dalam High Level Meeting yang digelar di KPw Bank Indonesia Provinsi Sulut, Manado, Senin (23/2/2026) siang.
Rapat yang dihadiri oleh Wakil Gubernur Victor Mailangkay, TPID, TP2DD, TP2ED, TPAKD, KDEKS, serta seluruh Bupati dan Walikota se-Sulut berfokus pada sinergi agresif untuk memperkuat perekonomian daerah.
Beberapa poin penting yang menjadi fokus pembahasan antara lain:
1. Ketahanan Pangan:
Melaksanakan modernisasi sistem irigasi dan optimalisasi peran BUMD untuk menjaga stabilitas harga komoditas utama seperti beras, bawang, dan cabai.
2. Pertumbuhan Solid:
Menetapkan target pertumbuhan ekonomi di atas rata-rata nasional melalui percepatan realisasi anggaran APBD dan peningkatan investasi.
3. Sulut Digital:
Melanjutkan perluasan penerapan QRIS dan sistem pembayaran digital, mulai dari pasar tradisional hingga sektor pariwisata.
4. Ekonomi Inklusif:
Mempermudah akses modal bagi petani, nelayan, dan pelaku UMKM melalui lembaga TPAKD.
Gubernur menekankan pentingnya sinergi dan bekerja agresif dan fokus untuk memperluas lapangan kerja dan memperkuat industri manufaktur.
“Saya instruksikan kepada seluruh jajaran dan stakeholder untuk segera bergerak,” ujarnya.
Diharapkan dengan langkah-langkah tersebut, stabilitas ekonomi Bumi Nyiur Melambai dapat terus diperkuat dan memberikan manfaat yang merata bagi seluruh masyarakat Sulut.
(DONWU)



















