Anggaran Minim, Trully Kerap Sebut KPID Sulut Tetap Lakukan Fungsi Pengawasan

 

Manado,BERITASULUT.CO.ID– Komisi I DPRD Sulut melaksanakan rapat dengar pendapat (RDP) bersama Komisi Penyiaran Indonesia  Daerah  (KPID) Sulawesi Utara ( Sulut). Diruang rapat Komisi I, Senin (13/10/2025).

RDP ini dipimpin langsung oleh ketua Komisi I DPRD Sulut Braien Waworuntu,  didampingi Wakil Ketua Resa Waworuntu, sekretaris  Maritje Maringka, serta Koordinator Komisi I Royke Anter Selaku Wakil Ketua DPRD Sulut.

Turut hadir anggota komisi, Raski Mokodompit,Feramitha Mokodompit,Muliadi Paputungan dan Henry Walukow. 

Dalam kesempatan ini, Ketua KPID Sulut dr.Truy Kerap menjelaskan bagaimana  penggunaan anggaran di KPID.

“Jadi dana hibah yang diterima 1,60 miliar dan  dana itu habis sampai jasa penyiaran agustus. Namun saat ini untuk bulan Agustus saat ini bel ada dana oprasional lagi. Sebelumnya ada hambatan kami terima dana hibah pada bulan Juli. Dan kami mengajukan penambahan anggaran di perubahan dan puji Tuhan disetujui 500 juta dan itu untuk jasa penyiaran dari september sampai desember yang tersisa kurang lebih 4 juta,”jelas Kerap.

Ia pun mengakui bahwa di KPID tidak memiliki staff.

“Jadi karena tidak adanya staff kami merekrut tenaga harian lepas seperti itu. Jadi ada 4 orang staff yang dibiayai oleh dana hibah juga. Jadi untuk dana hibah tidak mencukupi,”ungkapnya.

Katanya, walau dengan minimnya anggaran, KPID Sulut  pun terus melakukan tugas dan fungsi pengawasan.

“Kami tetap berkegiatan dan rata-rata itu kami biayai sendiri. Kami memakai jasa penyiaran kami untuk turun kelapangan, kerena minimnya dana. Jadi memang agak terhambat kami harus ke kabupaten kota yang jauh-jauh yang membutuhkan biaya lebih memang terhambat, kami belum mampu untuk menjangkaunya,”terangnya.

Menanggapi hal tersebut , anggota Komisi I Raski Mokodompit memberikan apresiasi.

“Saya yakin KPID Sulut memiliki semangat dan cita-cita yang luar biasa. Memang anggaran ada efisiensi, dan tidak bisa dihindari. Mudah-mudahn 2026 pak gubernur Yulius Selvanus bersama DPRD membahas anggaran, bisa ada penambahan-penambahan anggaran. Dan berdoa agar KPID bisa masuk di rencana strategis kedepan,”ujar Legislator Partai Golkar ini.

Sementara itu ketua Komisi Braien Waworuntu berharap agar KPID Sulut bisa kompak.

“Jadi mari baku-baku bantu, baku-baku tongka untuk membuat Sulut menjadi lebih bagus lagi nantinya,”pungkas Legislator Partai NasDem ini.

(IKA)