Pesan Natal KWI-PGI Tahun 2025: Allah Hadir Untuk Menyelamatkan Keluarga

“ALLAH HADIR UNTUK MENYELAMATKAN KELUARGA” - 4

Saudara-saudari terkasih,

Kelahiran Yesus Kristus di tengah keluarga serta cara Maria dan Yusuf mengubah relasi keluarga mereka dalam terang kehendak Allah, sangat relevan untuk memaknai berbagai krisis yang dihadapi keluarga saat ini.

Berbagai krisis keluarga, yang sering menghancurkannya itu, antara lain adalah perpisahan dan bahkan perceraian, kekerasan dalam rumah tangga, masalah ekonomi, judi online (judol), pinjaman online (pinjol), narkoba, individualisme dan materialisme.

Amanat yang tersirat dalam Matius 1:21-24 mendorong kita untuk terlibat secara aktif dalam menjadikan keluarga sebagai tempat Allah hadir dan melaksanakan karya penyelamatan-Nya bagi umat manusia.

Keluarga adalah tempat di mana suami dan istri mengambil peran yang setara dan bertanggung jawab terhadap pasangannya, anak-anak, dan siapa pun yang Tuhan tempatkan dalam keluarga. Keluarga adalah Gereja terkecil, tempat di mana kasih Kristus pertama-tama dihidupi.

Perayaan Natal menjadi saat yang tepat bagi kita untuk merenungkan dan mengalami karya Allah yang hadir untuk menyelamatkan, melalui pemulihan dan penguatan kehidupan keluarga, karena itu hendaknya keluarga kristiani menjadi tempat di mana kehendak Allah didengarkan dan dilaksanakan.

Hendaknya nilai-nilai kristiani dihidupi oleh tiap anggota keluarga. Hal itu akan berdampak baik bagi Gereja, bangsa, dan dunia.

Saat ini, Gereja Indonesia dan umat manusia juga mengalami aneka krisis terkait kebangsaan, kekerasan kemanusiaan, ekologi, pendidikan, dan budaya.

Salah satu akar dari berbagai persoalan tersebut adalah kecenderungan manusia yang lebih mengikuti keinginannya sendiri daripada kehendak Tuhan.