Bencana Banjir Bandang Menerjang Kepulauan Sitaro, Ketua DPRD Sulut Fransiscus Andi Silangen Sampaikan Rasa Empati

Manado,BERITASULUT.CO.ID- Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) dr.Fransiscus Andi Silangen, SpB.KBD menyampaikan rasa empati dan belasungkawa yang mendalam atas musibah banjir bandang yang menerjang Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro), Senin (5/1/2026).

Hal ini dikatakannya dalam Rapat Paripurna DPRD Sulut, Selasa (6/1/2026).

Dikatakan Silangen bahwa duka warga Sitaro adalah duka seluruh masyarakat Sulawesi Utara.

“Bencana yang dipicu oleh curah hujan ekstrem tersebut menyebabkan kerusakan infrastruktur dan pemukiman warga di beberapa titik. Selain itu 14 Korban jiwa meninggal dan 2 dinyatakan hilang. Kami atas nama pimpinan dan seluruh anggota DPRD Sulut secara tulus menyampaikan rasa duka yang paling dalam kepada saudara-saudara kita di Sitaro yang terdampak banjir bandang. Semoga keluarga yang tertimpa musibah diberikan kekuatan dan ketabahan,”ungkap Legislator PDI Perjuangan ini.

Ia pun berharap, penanganan darurat pemberian pasca bencana dapat disalurkan secara tepat, cepat dan berkelanjutan.

“Kami mengapresiasi langkah cepat BPBD, TNI/Polri, relawan, dan pemerintah daerah setempat yang langsung turun ke lapangan untuk melakukan evakuasi dan penanganan darurat. DPRD Sulut akan terus berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi untuk memastikan bantuan logistik, obat-obatan, dan kebutuhan dasar lainnya segera sampai ke lokasi terdampak tanpa hambatan birokrasi,”ujarnya.

Lebih lanjut, Silangen menyampaikan bahwa , DPRD akan mendorong evaluasi terkait sistem drainase dan mitigasi bencana di wilayah kepulauan guna meminimalisir dampak cuaca ekstrem yang semakin sering terjadi.

“Mengingat kondisi cuaca yang masih fluktuatif di awal tahun 2026, masyarakat yang tinggal di daerah rawan longsor dan bantaran sungai untuk tetap waspada dan mengikuti instruksi dari pihak berwenang. Saat ini prioritas utama adalah keselamatan jiwa. Kami pastikan DPRD akan mengawal proses pemulihan pascabencana agar aktivitas masyarakat Sitaro bisa segera kembali normal,” pungkasnya.

(IKA)