Manado, BERITASULUT.co.id – Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) Inggried JNN Sondakh tak diragukan lagi, sering menyuarakan bahkan memperjuangkan apa yang menjadi keluh kesa masyarakat.
Salah satunya, terkait masalah penyalahgunaan narkoba yang dilakukan anak-anak muda yang ada di Desa Kalasey satu, Kecamatan Mandolang, Kabupaten Minahasa.
Putri dari mantan Gubernur Sulut, mendiang Drs AJ Sondakh ini sangat menyayangkan apa yang menimpah anak-anak muda saat ini.
Desa Kalasey Satu masuk zona merah penggunaan narkoba dari 139 desa yang ada di Sulut. Karena itu ia konsisten ikut memerangi penyalahgunaan narkoba.
“Sangat sedih dengan apa yang menimpa anak-anak muda di Desa Kalasey, Kecamatan Mandolang. Walaupun BNN turun dan cekatan melakukan operasi namun tetap saja terjadi. Narkoba yang digunakan pun mudah didapatkan yakni jenis Komix dan Ehabond,” ujarnya, Jumat (16/12/2023).
Selain itu, ada anak muda yang didapati menggunakan sabu.
“Sebagai wakil rakyat tentunya saya harus turun menyelamatkan anak-anak kita calon pemimpin masa depan bangsa dari ketergantungan obat terlarang,” kata legislator dapil Minahasa-Tomohon.
Politisi Partai Golkar ini sangat mendukung penuh Desa Kalasey I akan dijadikan Desa Bersinar (Bersih Narkoba).
“Saya mendukung penuh salah satu program BNNP Sulut akan menjadikan Desa Kalasey I sebagai Desa Bersih Narkoba,” ucapnya.
Inggried pun sangat berharap agar masalah ini bukan hanya ditangani oleh BNN tapi juga sinergi dengan pemerintah.
(ika)



















