PANADA Pemkot Manado masuk 10 besar terbaik Geospasial

  • Bagikan
Kepala Bapelitbangda Manado Liny Tambajong bersama sejumlah pejabat dan pegawai Pemkot Manado berada di Bogor.

 

Kepala Bapelitbangda Manado Liny Tambajong bersama sejumlah pejabat dan pegawai Pemkot Manado berada di Bogor.

MANADO, BERITASULUT.CO.ID – Portal Analisis Berbasis Peta (PANADA) Pemerintah Kota (Pemkot) Manado yang menjadi terobosan dan inovasi cerdas yang dibangun Walikota DR GS Vicky Lumentut (GSVL) bersama Wakil Walikota Mor D Bastiaan SE sesuai dengan visi dan misi Kota Manado menjadikan Manado sebagai Kota cerdas 2021 terus mendapat penghargaan baik dari pemerintah pusat lewat Kementerian/Lembaga non Pemerintah maupun Lembaga Negara.

Kali ini Aplikasi PANADA masuk 10 besar Inovasi Pemanfaatan Informasi Geospasial Nasional 2019 bersama sembilan kota besar lainnya, dari Badan Informasi Geospacial (BIG) Indonesia, sebelumnya bernama Badan Survei dan Pemetaan Nasional (Bakosurtanal) adalah Lembaga Pemerintah non kementerian Indonesia yang bertugas melaksanakan tugas pemerintahan di bidang informasi geospasial.

Menyangkut ruang kebumian menunjukan lokasi,letak dan posisi suatu objek atau kejadian yang beradah dibawah, pada, atau ukuran, dan/atau karakteristik objek alam dan/atau buatan manusia yang berada dibawah, pada, atau diatas permukaan bumi.

Kepala Bapelitbangda Kota Manado DR Liny Tambajong mengatakan, penghargaan tersebut merupakan pengakuan dari BIG Indonesia terhadap pemerintah daerah dalam membangun dan mengembangkan pemanfaatan informasi geospasial yang inovatif.

“Kami memaparkan lagi inovasi PANADA hari ini, di hadapan Badan Informasi Geosspacial dan Tim Juri dalam bentuk Focussed Group Discussion (FGD),” ujar Kaban Liny di Hotel Amaroosa Royal-Bogor, Senin (19/08/2019).

Informasi geopasial (pemetaan) menjadi kebutuhan mendesak bagi pemerintah daerah mengingat perencanaan berbasic spacial (ruang dan tempat) akan menjadi lebih efektif dan efesien jika dilaksanakan dengan asas keterbukaan serta pemanfaatan.

Inovasi yang dinilai berupa pengembangan dan penerapan oleh dinas atau badan di pemerintah daerah khususnya kabupaten/kota, aplikasi yang dibangun diharapkan bermanfaat bagi peningkatan efesiensi, efektivitas dan produktitas lembaga dalam melayani masyarakat.(DONWU)

Baca Juga:  PD Pemkot Manado harus kuasai aplikasi SIRUP
  • Bagikan