Pemkot Manado gelar Upacara Bendera Hari Pahlawan 2019, Wawali Mor: Jangan sebar berita hoaks

  • Bagikan

BERITASULUT.CO.ID – Dalam rangka memperingati Hari Pahlawan 10 November, Pemerintah Kota Manado menggelar upacara di Lapangan Sparta Tikala, Jln Balaikota Manado, Minggu (10/11/2019). Bertindak sebagai inspektur upcara yakni Wakil Walikota Mor D Bastiaan SE mewakili Walikota DR GS Vicky Lumentut.

Hadir dalam upacara tersebut, Forkompimda Kota Manado antara lain Dandim 1309 Kolonel ARH Christian Tangjong, Kapolresta Kombes Pol Benny Bawensel SIK MH, mewakili Danlanud Sam Ratulangi Letkol ADM Kubais, Legiun Veteran RI Sulut, Ketua FPK Kota Manado Drs Albert Wuysang, Sekda Kota Manado Micler CS Lakat SH MH dan jajaran pejabat Pemkot Manado. Adapun peserta upacara yakni para Camat, Lurah, dan sejumlah ASN Pemkot Manado.

Pahlawan masa kini tidak menyebarkan berita hoaks

Pada kesempatan itu, Wawali Mor Bastiaan membacakan sambutan Menteri Sosial Julian Batubara. Dia menegaskan kembali agar kita menghargai jasa dan pengorbanan para pahlawan, sebagaimana ungkapan salah seorang the Founding Father Ir Soekarno yang menyatakan bahwa hanya bangsa yang menghargai jasa para pahlawannya dapat menjadi bangsa yang besar.

Dikatakannya, menjadi pahlawan masa kini dapat dilakukan oleh siapapun warga Negara Indonesia dalam bentuk aksi-aksi nyata memperkut keutuhan NKRI

“Seperti menolong sesama yang terkena musibah, tidak melakukan provokasi yang dapat mengganggu ketertiban umum, tidak menyebarkan berita hoaks, tidak melakukan perbuatan anarkis atau merugikan orang lain dan sebagainya,” ujar Wawali Mor.

Tak lupa ia terus mengajak masyarakat Indonesia, khususnya warga Kota Manado agar berupaya memupuk nilai kepahlawanan agar tumbuh subur dalam hati sanubari segenap insan masyarakat Indonesia.

Dalam upacara tersebut juga dirangkaikan dengan penyerahan hadiah kepada sejumlah pemenang dari bermacam lomba yang diselenggarakan Pemkot Manado beberapa waktu lalu.

Pedoman pelaksanaan Hari Peringatan Pahlawan tahun 2019

Setiap tahun pada tanggal 10 November 1945 kita selalu memperingati Hari Pahlawan. Mengapa Hari Pahlawan perlu diperingati? Hari Pahlawan perlu diperingati karena pada tanggal tersebut rakyat dengan penuh semangat bersatu padu mengusir penjajah yang berniat menancapkan kembali kekuasaannya di Indonesia.

Pada peristiwa heroik di Surabaya 1945 tersebut, banyak korban berjatuhan. Sehingga untuk mengenang kembali jasa dan perjuangan para pahlawan maka sudah selayaknya kita memperingati Hari Pahlawan dengan berbagai agenda kegiatan diantaranya melalui Upacara Bendera yang dilakukan oleh segenap elemen masyarakat baik di dalam maupun luar negeri.

Peringatan Hari Pahlawan yang dilaksanakan kiranya tidak hanya bersifat seremonial semata, namun yang paling penting adalah bagaimana kita dapat mengambil makna yang terkandung di dalamnya. Apabila setiap insan memiliki kesadaran dan kemauan untuk mengimplementasikan nilai kepahlawanan maka hal tersebut dapat menjadi salah satu modal untuk membangun bangsa.

Berkenaan dengan hal tersebut, pada Peringatan Hari Pahlawan Tahun 2019 yang mengambil tema “Aku Pahlawan Masa Kini”, diharapkan setiap insan masyarakat Indonesia memiliki semangat kepahlawanan dan tergerak hatinya untuk berjuang membangun negeri sesuai kemampuan dan profesi masing-masing.

Dengan menjadi Pahlawan Masa Kini, maka setiap insan masyarakat Indonesia kiranya dapat menjaga keharmonisan berbangsa dan bernegara dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia dengan selalu mengutamakan kepentingan bangsa dan negara di atas kepentingan pribadi atau golongan.

Marilah menjadi Pahlawan Masa Kini, dengan berlomba-lomba menunjukkan prestasi yang membanggakan serta dapat memberikan kontribusi yang bermanfaat bagi kemajuan bangsa dan negara, yang dapat dimulai dari diri sendiri, lingkungan keluarga, lingkungan tempat tinggal dan sebagainya. Kiranya Semangat Pahlawan selalu bersemayam di hati sanubari kita semua.(LIPSUS)

  • Bagikan