Pemkot Manado gelar Musrenbang RKPD 2021 lewat video conference

  • Bagikan

PEMERINTAH Kota (Pemkot) Manado menggelar Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2021 melalui video conference, Senin (13/04/2020). Hal itu sesuai dengan Surat Edaran Kementrian Dalam Negeri tentang pelaksanaan Musrenbang Provinsi dan Kabupaten dan Kota harus tetap dilaksanakan dengan tetap mengindahkan SOP penanggulangan coronavirus disease 2019 atau Covid-19.

Walikota GS Vicky Lumentut membuka Musrenbang RKPD 2021 sekaligus memberikan sambutan.(donwu/bsc)

Para peserta mengikutinya dari beberapa lokasi. Walikota DR GS Vicky Lumentut (GSVL) bertempat di kediaman di Godbless Hill Malalayang, Wakil Walikota Mor D Bastiaan juga di kediamannya di Paniki Mapanget. Kemudian ada yang ikut di ruang Cerdas Comand Center (C3) Kantor Walikota, ruang rapat Bapelitbangda Kota Manado, kantor Bappeda Provinsi Sulawesi Utara, kantor dan kediaman masing-masing peserta yang dilakukan secara online mandiri melalui aplikasi zoom.

“Syukur atas perkenaan Tuhan di tengah pandemi Covid-19, Pemkot Manado tetap melaksanakan Musrenbang RKPD 2021 dalam keadaan sehat dan diberkati. Begitu juga bagi kita semua tetap semangat dalam kebersamaan membangun kota Manado yang kita cintai dan banggakan ini,” ujar Walikota GSVL membuka rapat.

Rumusan prioritas pembangunan tahun 2021 tetap berpedoman pada perkembangan dampak Covid-19

Walikota GS Vicky Lumentut membuka Musrenbang RKPD 2021 sekaligus memberikan sambutan.(donwu/bsc)

Pada kesempatan tersebut, Walikota GSVL menegaskan untuk tahun 2020 ini karena adanya pandemi Covid-19, pasti akan mengalami perubahan pertumbuhan ekonomi yang sangat signifikan.

“Oleh karena itu di dalam RKPD nanti saya kira dari berbagai usulan kita ingin masukkan semua perencanaan untuk 2021, namun kondisi seperti ini mohon maaf apabila nanti belum bisa terakomodir,” ujarnya.

Wakil Walikota Mor D Bastiaan dan Sekda Micler Lakat juga memberikan masukan dalam Musrenbang RKPD 2021.(donwu/bsc)

Ada beberapa rumusan prioritas pembangunan di tahun 2021 mendatang, namun harus tetap berpedoman pada perkembangan dampak Covid-19, baik dalam skala Nasional, Provinsi dan Kota yang tentunya dengan melihat tiga hal penanganan dampak Covid-19. “Pertama tentang keselamatan yakni keselamatan kesehatan masyarakat dan keselamatan kesehatan tenaga medis. Kedua social safety net atau jaring pengamanan sosial. Ketiga soal dampak ekonomi. Sehingga rumusan prioritas pembangunan yang kita bahas dalam Musrenbang ini menjadi acuan dalam merencanakan program atau kegiatan tahun 2021,” jelas Walikota GSVL.

Momen strategis sebagai dasar penyusunan RAPBD Manado tahun 2021

Musrenbang RKPD ini merupakan momen strategis dalam upaya menyusun prioritas pembangunan tahun 2021, yang selanjutnya akan menjadi bahan penyempurnaan Rancangan RKPD dan menjadi acuan dalam penyusunan KUA dan PPAS, yang kemudian menjadi dasar penyusunan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Kota Manado Tahun Anggaran 2021.

Peserta Musrenbang RKPD Kota Manado 2021.

Musrenbang RKPD ini digelar sebagai forum musyawarah antar pemangku kepentingan untuk membahas dan menyepakati langkah-langkah penanganan program kegiatan prioritas yang tercantum dalam daftar usulan rencana kegiatan pembangunan desa/kelurahan yang diintegrasikan dengan prioritas pembangunan daerah Kabupaten/Kota di wilayah Kecamatan.

Tujuannya adalah, pertama membahas dan menyepakati usulan rencana kegiatan pembangunan dari para pemangku kepentingan yang menjadi kegiatan prioritas pembangunan di wilayah kecamatan yang bersangkutan. Kedua, membasa dan menyepakati kegiatan prioritas pembangunan di wilayah kecamatan yang belum tercakup dalam prioritas kegiatan pembangunan desa. Ketiga, menyepakati pengelompokan kegiatan prioritas pembangunan di wilayah kecamatan berdasarkan tugas dan fungsi OPD yang diklasifikasikan berdasarkan urusan.

Ikut dalam Musrenbang ini antara lain Sekda Kota Manado Micler CS Lakat, Pimpinan DPRD Kota Manado, Forkopimda Kota Manado, Kepala Bappeda Provinsi Sulut, para pejabat Eselon II dan III Pemkot Manado, tokoh agama/tokoh masyarakat, dan pers.(LIPSUS)

  • Bagikan