Hindari PHK, Walikota GSVL pilih membatasi jam operasional usaha retail di Manado

  • Bagikan
Walikota Manado GS Vicky Lumentut saat rapat melalui vidcon.
Walikota Manado GS Vicky Lumentut saat rapat melalui vidcon.

MANADO, BERITASULUT.co.id – Pandemi coronavirus disease 2019 atau Covid-19 masih mewabah di seluruh dunia, termasuk di Kota Manado. Berbagai upaya dilakukan pemerintah untuk memutus penyebarah virus tersebut.

Di Kota Manado, Waliota DR GS Vicky Lumentut (GSVL) kembali mengeluarkan kebijakan populis terkait pencegahan penyebaran Covid-19 di ibukota Provinsi Sulut ini.

Langkah pencegahan agar tidak terjadi lebih banyak lagi korban akibat penyebaran virus corona ini, Walikota GSVL mengeluarkan maklumat terkait pembatasan jam operasional usaha retail di Kota Manado.

Ini dilakukan agar aktivitas transaksi jual beli di seluruh retail bisa terkontrol. Untuk memutuskan pembatasan jam operasional tersebut, maka pada Rabu (13/05/2020) pagi tadi, Walikota GSVL mengudang sejumlah perwakilan retail rapat lewat video conference (vidcon) bersama jajaran instansi terkait Pemkot Manado.

“Setelah mendengar beberapa opsi yang diusulkan, saya memutuskan untuk jam operasiolan usaha retail di Kota Manado mulai pukul 09.00 pagi hingga pukul 21.00 Wita (jam 9 malam),” kata Walikota GSVL.

Keputusan yang akan diberlakukan mulai Kamis (14/5/2020) besok itu diterima semua pewakilan retail yang hadir, diantaranya Fresh Mart, Galaxy Mart, Multimart, Smart Store, Golden Swalayan, Transmart, Lotte Mart, Alfamart, Indomaret, Paniki Jaya, Fiesta Ria, Alfamidi, Jumbo Swalayan, Indogrosir dan Hypermart.

Sementara dari pihak DPD Aprindo Sulut, rapat virtual ini diikuti Ketua Andy Sumual, Wakil Ketua Renaldo Tuwongkosong, Sekretaris Robert Najoan serta Bendahara Rantung. Kebijakan Walikota GSVL ini diakui ketimbang terjadi PHK karyawan akibat penutupan usaha.

“Jadi jam operasional ini berlangsung sampai masa tanggap darurat Covid-19, 29 Mei nanti sambil melihat perkembangan jika terjadi penambahan korban pasien Covid-19 di Manado, saya akan undang untuk diskusi kembali,” tandas Walikota Manado dua periode ini.

Baca Juga:  Walikota GSVL jadi narsum “Pembangunan Simpul Jaringan di Kota Manado” di Rakor JIGN Regional Sulawesi

Sekadar diketahui, hasil update info covid-19.manadokota.go.id hingga selasa (12/5/2020) kasus pasien positif korona di Kota Manado sudah mencapai 40 orang.

Untuk status PDP 118 dengan rincian 38 dalam pengawasan, 60 selesai pengawasan. Sementara orang dalam status ODP sebanyak 86 orang, rincian 22 dalam pemantauan, 64 selesai pemantauan.(DONWU)

  • Bagikan