Anda mau Masuk Manado? Surat keterangan ini wajib ada!

  • Bagikan
Ketua Gugus Tugas Covid-19 di Kota Manado sekaligus Walikota Manado GS Vicky Lumentut, saat berada di Pos Kontrol Kesehatan di batas kota Manado.
Ketua Gugus Tugas Covid-19 di Kota Manado sekaligus Walikota Manado GS Vicky Lumentut, saat berada di Pos Kontrol Kesehatan di batas kota Manado.

MANADO, BERITASULUT.co.id – Setelah dilaksanakan pengenalan dan sosialisasi sejak 29 Mei 2020, kebijakan Pembatasan Pergerakan Orang dan Barang Dengan Moda Transportasi sebagaimana diatur dalam Peraturan Gubernur Sulut Nomor 8 Tahun 2020 tentang Optimalisasi Pencegahan Penyebaran (OPP) Covid-19 di Sulawesi Utara, bakal diberlakukan secara resmi mulai Rabu (10/06/2020) pecan depan.

Dalam rapat koordinasi dan evaluasi yang dipimpin oleh Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanangan Covid-19 di Kota Manado sekaligus Walikota Manado DR GS Vicky Lumentut (GSVL) yang dilaksanakan secara virtual pada Jumat (05/06/2020) sore, keputusan pemberlakuan secara resmi ditetapkan menyusul persetujuan Gugus Tugas Provinsi Sulawesi Utara melalui Gubernur Bapak Olly Dondokambey terhadap kegiatan pencegahan penyebaran Covid19 yang dilakukan oleh Gugus Tugas Kota Manado.

Dari tiga poin sebelumnya yang diterapkan, kini ketambahan satu yakni barangsiapa yang masuk Kota Manado harus dilengkapi Surat Keterangan (Suket), baik Suket Sehat dan Suket Melakukan Perjalanan.

Menariknya, sebelum mengambil keputusan terkait dengan Surat Keterangan (Suket) tersebut, Walikota GSVL mempertimbangkan betul pertimbangan publik sebagai respons terhadap rencana kebijakan yang akan dikeluarkan.

“Terhadap Surat Keterangan Rapid Tes, sebagaimana reaksi publik, ternyata publik berpendapat surat keterangan dan pelaksanaan rapid tes itu membebani. Baik warga yang akan melakukan rapid tes mandiri, membebani pemerintah karena harus mengadakan peralatan rapid tes dalam jumlah yang sangat banyak, serta membebani instansi tempat bekerja yang akan melakukan rapid tes kepada karyawannya,” ujar GSVL.

“Jadi diputuskan hanya surat keterangan yang diusulkan untuk ditunjukkan pada Pos Kontrol yaitu Surat Keterangan Sehat (Surat Keterangan Sehat secara Umum dan Surat Keterangan Bebas Covid-19 atau Surat Keterangan Rapid Tes) dan Surat Keterangan Perjalanan,” kata GSVL.

Baca Juga:  Terungkap! Ini 2 alasan penambahan kasus Covid-19 tinggi

Dikatakannya, warga yang akan melewati pos kontrol diwajibkan menunjukkan Surat Keterangan Sehat. Namun ia tidak punya jaminan apakah pemeriksaan kesehatannya dilakukan atau tidak.

“Tapi yang kita antisipasi adalah surat yang dikeluarkan sekadar formalitas tanpa pemeriksaan yang benar, dan kita tidak mendapatkan fakta orang yang sehat yang masuk ke Manado,” tukas Walikota Manado dua periode ini.

Kemudian soal Suket Perjalanan, lanjut GSVL, wajib dibawa dan ditunjukkan warga yang akan masuk ke Manado di Pos Kontrol. Surat ini nantinya bisa berasal dari Instansi/Lembaga atau kantor tempat bekerja, atau berasal dari Kepala Desa/Lurah di mana warga tinggal.

“Jadi warga masih ada beberapa hari untuk mempersiapkan Surat Keterangan dimaksud, sehingga ketika diberlakukan pada Rabu nanti, sudah diketahui dan syaratnya dipenuhi,” tandas GSVL.

Selain itu, syarat penting yang harus dipenuhi warga untuk masuk ke Manado adalah wajib menggunakan masker, suhu tubuh yang diukur tidak melewati 38 derajat celcius (diperiksa di pos kesehatan), kapasitas tempat duduk yang digunakan dari kendaraan mobil maksimal 50 persen.(DONWU)

  • Bagikan