Sejarah pengurus APEKSI: Dari Sunarto, Vicky Lumentut, hingga Arya Bima

  • Bagikan
Walikota Manado GS Vicky Lumentut dalam kapasitasnya sebagai Ketua Dewan Pengawas APEKSI, bersama Walikota Bogor Bima Arya yang saat itu menjabat Wakil Ketua Dewan Pengurus APEKSI dalam kegiatan Sharing Session II tahun 2020 bertempat di Kota Denpasar, Jumat (17/1/2020), sebelum pandemi Covid-19 masuk Indonesia.
Walikota Manado GS Vicky Lumentut dalam kapasitasnya sebagai Ketua Dewan Pengawas APEKSI, bersama Walikota Bogor Bima Arya yang saat itu menjabat Wakil Ketua Dewan Pengurus APEKSI dalam kegiatan Sharing Session II tahun 2020 bertempat di Kota Denpasar, Jumat (17/1/2020), sebelum pandemi Covid-19 masuk Indonesia.

MANADO, BERITASULUT.co.id – Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) saat ini berada dalam kepengurusan yang baru hasil Musyawarah Nasional (Munas) VI yang digelar secara daring dari Jakarta, Kamis (11/02/2021).

Adalah Walikota Bogor Bima Arya Sugiarto yang terpilih menjabat Ketua Dewan Pengurus APEKSI Periode 2021-2024, menggantikan Ketua Periode 2016-2020 yang dijabat Walikota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany.

APEKSI kini sudah enam kali berganti Ketua Dewan Pengurus, sejak dibentuk pada tahun 2000 silam. Dalam Tata Tertibnya, jabatan ketua hanya berlaku satu periode. Dan salah satu yang masuk dalam sejarah kepengurusan yakni Walikota Manado Dr GS Vicky Lumentut (GSVL).

Dilansir dari laman apeksi.id, dalam sejarahnya, sejalan dengan kebijakan baru mengenai otonomi daerah, anggota Badan Kerja Sama Antar Kota Seluruh Indonesia (BKS-AKSI) menyelenggarakan Pertemuan Nasional Walikota Seluruh Indonesia di Jakarta pada 24 Mei 2000 dan sepakat untuk membubarkan BKS-AKSI.

Pada 25 Mei 2000, Pertemuan Nasional Walikota Seluruh Indonesia di Jakarta membentuk “Panitia Kerja Walikota” untuk mempertimbangkan dan membuat rekomendasi tentang pembentukan “Asosiasi kota-kota” yang akhirnya diberi nama Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI).

Ini adalah wadah yang dibentuk oleh Pemerintah Kota yang bertujuan untuk membantu anggotanya mempercepat pelaksanaan otonomi daerah dan menciptakan iklim yang kondusif bagi kerjasama antar-Pemerintah Daerah.

Selain tujuan di atas, APEKSI juga bertujuan untuk memperjuangkan kepentingan anggota dalam Dewan Pertimbangan Otonomi Daerah (DPOD) guna diabadikan bagi akselerasi peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui demokrasi, peran serta masyarakat, keadilan, dan pemerataan yang memperhatikan potensi dan keanekaragaman daerah.

Panitia ini mengadakan rapat secara formal pada tanggal 13-14 Juni 2000 dan menyusun proposal yang diserahkan pada pertemuan para walikota yang telah diselenggarakan pada akhir Juni 2000.

Baca Juga:  Cegah COVID-19 meluas, Walikota GSVL instruksikan libur sekolah 16-27 Maret 2020

Musyawarah Nasional (Munas) I APEKSI 22-23 Juni 2000 di Surabaya, merampungkan dan mengesahkan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD-ART). Dewan Pengurus dan Direktur Eksekutif pun dipilih.

Walikota Surabaya Sunarto Sumoprawiro terpilih sebagai Ketua Dewan Pengurus APEKSI Periode 2000-2004 sekaligus ketua pertama, dan menjadi wakil Asosiasi Pemerintah Daerah yang duduk di DPOD. Munas juga menyepakati beberapa hal, termasuk di dalamnya besaran iuran dan Program Kerja APEKSI Tahun 2000-2004.

Sejalan dengan perjalanan waktu, APEKSI mengalami beberapa perubahan, di antaranya adalah jumlah kota anggota dan kepengurusan. Saat ini APEKSI beranggotakan 98 pemerintah kota.

Berikut ini para Ketua Dewan Pengurus APEKSI dari periode ke periode:

1. Periode 2000-2004: Walikota Surabaya, Sunarto Sumoprawiro (Munas I: 22-23 Juni 2000 di Surabaya)

2. Periode 2004-2008: Walikota Tarakan, Jusuf Serang Kasim (Munas II: 31 Juli – 1 Agustus 2004 di Surabaya)

3. Periode 2008-2012: Walikota Palembang, Eddy Santana Putra (Munas III: 22-24 Juli 2008 di Surakarta)

4. Periode 2012-2016: Walikota Manado, GS Vicky Lumentut (Munas IV: 30 Mei – 02 Juni 2012 di Manado)

5. Periode 2016-2020: Walikota Tangerang Selatan, Airin Rachmi Diany (Munas V: 26-28 Juli 2016 di Jambi)

6. Periode 2021-2024: Walikota Bogor, Bima Arya Sugiarto (Munas VI: 12 Februari 2021 di Jakarta secara Daring)

Sejak berdiri pada tahun 2000, APEKSI telah mengambil peran yang besar dalam upaya membantu kota anggota. Kota-kota kini memiliki kesempatan untuk mengawali pembentukan Asosiasi di tingkat nasional yang benar-benar demokratis otonom.

Organisasi APEKSI dari sejak dini dirancang untuk memenuhi kebutuhan yang benar-benar diperlukan kota-kota (anggota). Dalam rangka membantu maksud tersebut, bentuk organisasi dan gagasan mengenai peran dan lingkup kegiatan-kegiatan yang mungkin diemban APEKSI dapat pula disusun berdasarkan pengalaman Asosiasi Pemerintah Daerah yang sudah terbentuk dan terbukti sukses di tingkat internasional.(APEKSI/DONWU)

Baca Juga:  Pekan depan BPK turun lagi, Walikota GSVL minta jajarannya seriusi pemeriksaan terinci

 

  • Bagikan