Tok…!! Tata Gereja GMIM resmi berubah: Nasib Ketua BIPRA, dan tak ada lagi sebutan Syamas

  • Bagikan
Ketua BPMS GMIM Pdt DR Hein Arina menutup SMSI ke-80 GMIM usai menepatkan perubahan Tata Gereja GMIM 2021.(foto: ist)

SONDER, BERITASULUT.co.id – Tak butuh waktu lama bagi Badan Pekerja Majelis Sinode (BPMS) Gereja Masehi Injili di Minahasa (GMIM) untuk memutuskan sebuah aturan baru.

Ya, Tata Gereja GMIM tahun 2021 resmi ditetapkan Senin (29/03/2021) malam ini dalam Sidang Majelis Sinode Istimewa (SMSI) ke-80, yang digelar di GMIM Imanuel Leilem, Wilayah Sonder, Kabupaten Minahasa.

Persidangan yang digelar sejak siang berlangsung virtual, dipandu oleh Ketua BPMS GMIM Pdt DR Hein Arina dari gedung GMIM Imanuel Leilem. Semua peserta menerima konsep perubahan Tata Gereja yang telah disosialisasikan sebelumnya.

SMSI ke-80 ini diikuti 57 kelompok persidangan, yang tersebar di semua rayon wilayah pelayanan GMIM yang ada di Tomohon, Minahasa, Manado, Minut, Bitung, Minsel, Mitra, dan luar daerah.

Singkatnya, sidang pleno kemudian dilanjutkan dengan pemungutan suara untuk tiga poin.

Baca Juga:  Pnt GSVL pimpin ibadah HUT 19 GMIM Betania Mahakeret Timur, ini pesannya
Editor: Donwu
  • Bagikan