Universitas Muhammadiyah Gorontalo kaget di Manado tidak ada orang Gorontalo

  • Bagikan
Pertukaran cenderamata antara Pemkot Manado dan UMGO usai pertemuan.(foto: ist)

MANADO, BERITASULUT.co.id – Pencapaian Kota Manado yang beberapa tahun terakhir ini secara berurut-turut mendapat predikat kota paling toleran di Indonesia, mendapat apresiasi dari daerah lain.

Tak heran jika Ibukota Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) ini menjadi kota tujuan studi banding atau kunjungan kerja, bukan hanya dari pemerintah tetapi dari lembaga atau institusi lainnya.

Terbaru, Selasa (06/04/2021), giliran Universitas Muhammadiyah Gorontalo (UMGO) yang melakukan studi di Pemerintah Kota (Pemkot) Manado, mencari tahu lebih dekat tentang kiat Walikota Manado Dr GS Vicky Lumentut (GSVL) dan jajarannya, sehingga Penghargaan Indeks Kota Toleran kembali diraih tahun 2021.

Rombongan mahasiswa dan staf pengajar Universitas Muhammadiyah Gorontalo yang dipimpin Umar Sako Baderan SE MSi, diterima Asisten I bidang Pemerintahan dan Kesra Pemkot Manado Heri Saptono, bertempat di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kota Manado, Jalan Balaikota Tikala.

Saptono pun menjelaskan secara gamblang, kiat-kiat kenapa Kota Manado terus mendapatkan Penghargaan Indeks Kota Toleran dari Setara Institute.

“Tingkat toleransi antar umat beragama di Manado sangat tinggi. Itu terbukti di berbagai kegiatan keagamaan, saling menjaga satu dengan lainnya,” ujarnya.

Baca Juga:  Cerdas.... Call Centre Manado Siaga 112 disiapkan berbasis android
  • Bagikan