Pemkab Gorontalo belajar penerapan TPP di Pemkot Manado, DPRD Ternate soal THL

  • Bagikan
Asisten III Peter KB Assa didampingi Kaban BKSDA Xaverius Runtuwene menerima kunjungan kerja Pemkab Gorontalo bersama DPRD Kota Ternate, Kamis (29/04/2021) siang.

Manado, BERITA SULUT – Pemerintah Kota Manado, Kamis (29/04/2021) siang, secara bersamaan menerima kunjungan kerja (kunker) dua daerah, yakni Pemerintah Kabupaten Gorontalo dan DPRD Kota Ternate.

Mereka diterima Asisten III Setda Kota Manado Peter KB Assa, mewakili Wali Kota Dr GS Vicky Lumentut (GSVL), didampingi Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Xaverius Runtuwene, di Ruang Toar Lumimuut, Kantor Walikota Manado.

Secara umum, tujuan kunker dua daerah tersebut hampir sama. Karena berurusan dengan kepegawaian.

Namun Pemkab Gorontalo lebih kepada pemberian Tambahan Penghasilan Pegawai (TTP) bagi PNS, sedangkan DPRD Kota Ternate sharing soal Tenaga Harian Lepas (THL) atau honorer.

Wakil Bupati Gorontalo Hendra Hemeto menjelaskan, pihaknya memilih Pemkot Manado menjadi daerah tujuan studi komperasi penerapan TPP dalam rangka mensejahterakan ASN yang ada di Kabupaten Gorontalo.

“Sesuai dengan arahan Bupati pada bulan April kemarin, memperhatikan kesejahteraan ASN yang ada di Kabupaten Gorontalo kiranya kami akan menaikkan TPP untuk ASN yang ada di Kabupaten Gorontalo,” ujarnya.

“Sehingga pada rapat tersebut selain dipertimbangkan sesuai dengan undang-undang juga kemampuan keuangan daerah, dan yang lebih penting lagi kami harus melakukan kunjungan ke Kabupaten/Kota yang berada di sekitar Kabupaten Gorontalo. Jadi pilihan kami adalah Kota Manado,” lanjut Wabup Hemeto.

Ia tak lupa menjelaskan geografis Kabupaten Gorontalo yang terdiri dari 19 kecamatan, 191 desa, 44 Kelurahan dengan jumlah penduduk sebanyak 393.107 jiwa, dengan jumlah ASN sebanyak 5.165.

Baca Juga:  Tiba di Palu, istri Walikota Manado langsung serahkan bantun pada korban bencana
  • Bagikan