Pemkab Gorontalo belajar penerapan TPP di Pemkot Manado, DPRD Ternate soal THL

  • Bagikan
Asisten III Peter KB Assa didampingi Kaban BKSDA Xaverius Runtuwene menerima kunjungan kerja Pemkab Gorontalo bersama DPRD Kota Ternate, Kamis (29/04/2021) siang.

Sementara itu Wakil Ketua DPRD Kota Ternate Djadid Ali dalam kesempatan tersebut menyampaikan tujuan kunjungan ke Pemkot Manado terkait dengan masalah kepegawaian terlebih khusus Tenaga Harian Lepas (THL) atau tenaga honor.

“Sebagai informasi jumlah ASN di Kota Ternate kurang lebih berkisar 5000 dengan jumlah tenaga honor 3300 orang. Ini merupakan salah satu kendala yang mempengaruhi APBD, sehingga kami melakukan kunjungan kerja dengan harapan sharing hari ini dapat kami laksanakan di Kota Ternate,” ungkap Djadid Ali, seraya berujar bahwa APBD Kota Ternate per tahun 2021 adalah Rp990 Miliar.

Asisten III Pemkot Manado Peter KB Assa pun bertukar pikiran dengan mengatakan kalau di Pemkot Manado dalam sistem tata pemerintahan tidak ada yang berbeda, termasuk dalam TPP bagi ASN maupun pengelolaan Tenaga Harian Lepas (THL).

“Untuk TPP di Pemkot Manado dari setiap strata pegawai mulai dari pejabat fungsional, administrator sampai ke pejabat eselon II tentunya bervariatif,” ujar Assa.

Kepala BKPSDM Kota Manado Xaverius Runtuwene menambahkan, TPP di Pemkot Manado telah dituang dalam Peraturan Wali Kota (Perwako) Nomor 11 Tahun 2017.

“Untuk tunjangan kinerja berdasarkan peraturan dari pusat masih sama, tinggal menyesuaikan dengan PAD daerah masing-masing. Dan untuk Manado sendiri terkait TPP diatur dalam Perwako Nomor 11 Tahun 2017 yang nilainya diatur sesuai kinerja dari ASN,” ucap Xave, sapaan akrabnya.

Baca Juga:  Pemkot Manado salurkan bantuan kasur dan terpal ke warga korban banjir dan longsor
  • Bagikan