“Selain itu, dapat mencegah adanya kerumunan di kantor Sinode selama masa pandemi Covid-19, karena kita berkomunikasi secara daring,” ujarnya dilansir dari dodokugmim.
Pdt Rende mengatakan, aplikasi ini merupakan salah satu wujud pemantapan pelayanan berbasis teknologi informasi di era digital sekarang ini.
“Tujuan utama aplikasi ini yaitu terciptanya efektivitas dan efisiensi kerja, supaya berita acara dapat selesai dengan cepat dan tepat,” katanya.
Berdasarkan data yang ada, total 600-an peserta yang terbagi dalam dua sesi telah mengambil bagian pada Rabu (06/10/2021) lalu.
(ddkg)













