Semua daya dan usaha Bupati dan Wakil Bupati coba selaraskan untuk penyeslesaian Covid-19, namun mengatasi permasalahan virus dan pandemi yang merugikan semua sektor tidaklah mudah tanpa didukung kesadaran masyarakat.
Dalam arahannya, Bupati FDW mengapresiasi beberapa camat yang telah merespon positif dengan adanya peningkatan selang beberapa minggu sejak penanda-tangananan kesanggupan pada 25 Oktober 2021 lalu.
Namun banyak yang menjadi sorotan bupati, yakni selain masalah vaksinasi, status PPKM Minsel yang kembali ke level III, pun termasuk realisasi PBB 2021.
Ia kemudian mengingatkan sumpah janji aparatur sipil Negara (ASN), terlebih sumpah janji jabatan para camat.
Warning keras pun dialamatakan Bupati FDW kepada para camat untuk keseriusan dalam melaksanakan pelayanan ke masyarakat.
“Jangan musti mo ‘ancam-ancam’ dulu baru mo se tunjung kerja. Kita nimau tu sistem kerja yang sperti itu ngoni mo bawa trus. Kerja voor masayarakat itu harus tulus (Jangan mesti ‘diancam-ancam’ dulu baru kalian tunjukkan kerja. Saya tidak mau sistem kerja seperti itu kalian bawa terus. Kerja untuk masyarakat itu harus tulus,” tegas Bupati FDW.














